Minggu, 08 November 2026
20:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Lady Chatterley's Lover

Lady Chatterley's Lover

Bagikan:
artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Tidak ada alasan pembersihan diberikan. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
250px-Lady_chatterley%27s_lover_1959_US_unexpurgated_edition.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diterbitkan pada tahun 1959, dari Lady Chatterley's Lover yang kontroversial saat itu oleh D.H. Lawrence (1885-1930). Edisi "lengkap dan tidak terjeserai" kemudian akan diterbitkan di Inggris satu tahun kemudian untuk pertama kalinya.

Lady Chatterley's Lover adalah novel roman yang ditulis pada tahun 1928 oleh D.H. Lawrence, yang bercerita tentang seorang pria pekerja kasar dengan seorang wanita dari kalangan aristokrat karangan.

Cerita ini berasal dari peristiwa di biografi Lawrence yang tak bahagia hidup yang berkecukupan dan ia mengambil inspirasi untuk membukukan dari Ilkeston di Kota Derbyshire di mana ia tinggal sebentar.

Film Lady Chatterley ini menarasikan seorang perempuan, istri bangsawan yang jatuh cinta pada laki-laki penjaga hutan. Constance yang suaminya lumpuh kakinya setelah pulang dari perang dunia kedua merasa bosan dengan kehidupannya di dalam rumah.

Di luar rumah, ia menikmati lanskap hutan alami yang begitu indah. Film yang memenangi 11 penghargaan dan 5 nominasi ini tampaknya sengaja mengeksplorasi keindahan alam yang masih sangat perawan. Hamparan pepohonan, bunga-bunga dan hewan-hewan, gemericik air bening dari pegunungan yang masih bisa langsung diminum.

Dalam cerita tersebut, Constance tersesat sampai menemukan gubuk si Parkin, penjaga hutan. Sambutan Parkin tentu saja "dingin" tak berharap akan ada cinta yang jatuh. Seringnya Constance berkunjung, Parkin tahu apa yang dia mau.

Adegan-adegan mesum bertebaran di sepanjang film ini, namun tidak vulgar, sangat erotis seperti film Prancis lainnya, sutradara Pascale Ferran sangat dermawan memanjakan penontonnya.

Di suatu gubuk di pinggir hutan, di antara sekop, pacul, gergaji dan sepatu butut membuat mereka enggan untuk menggelar karpet plastik kumal dan melakukan apa yang mereka mau. Ayam-ayam dan burung peliharaan Parkin diam menyaksikan.

Kunjungan lain hari, di bawah pohon rindang di tengah hutan itu, Parkin lalu duduk, punggungnya menyender di kaki pohon. Ia meluruskan kaki dan membuka resletingnya. Tangannya meraih tubuh Constance ke pangkuannya. Baru berakhir saat gerimis turun dan Constance kemalaman sampai di rumah.

Adegan yang paling dahsyat, kedua manusia yang berada di puncak cinta itu berkejaran, berlarian di bawah hujan, di depan perapian mereka sangat total memainkan perannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan