Minggu, 25 Oktober 2026
03:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Kuy teav

Kuy teav

salah satu jenis olahan pasta

Bagikan:
Kuy teav
250px-Katieu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuy teav (atau ka tieu) disajikan di rumah makan.
Nama lainka tieu, hủ tiếu
Tempat asalKamboja
Dibuat olehMasakan Tionghoa Kamboja
Bahan utamakwetiau, kaldu dan daging babi

Kuy teav (bahasa Khmer:គុយទាវ, bahasa Thai:ก๋วยเตี๋ยว kuai tiao, bahasa Vietnam:hủ tiếu; dari Hanzi sederhana:粿条; Hanzi tradisional:粿條, lit: Mi) adalah sejenis hidangan mi berkuah yang terdiri dari kwetiau dari beras dengan kaldu babi, disajikan dengan daging dan sayuran di atasnya. Kuy teav secara umum berasal dari pengaruh Masakan Tionghoa di Asia Tenggara. Hidangan ini populer sebagai hidangan sarapan di Kamboja, dan Vietnam Selatan, juga dapat ditemukan di Singapura, Thailand, dan beberapa negara Asia Tenggara lain. Kuy teav dijual di phsar (pasar), warung, kedai, dan restoran di Kamboja. Hidangan ini disukai karna kehangatan kaldunya yang gurih dengan tambahan bumbu yang aromatik.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan