Kota Kutacane | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Koordinat: 3°29′10″N 97°48′36″E / 3.486°N 97.81°E / 3.486; 97.81 | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Aceh | ||||
| Kabupaten | Aceh Tenggara | ||||
| Kecamatan | Babussalam | ||||
| Kodepos | 24651 | ||||
| Kode Kemendagri | 11.02.04.2001 | ||||
| Jumlah penduduk | 5.354 jiwa (2020)[1] | ||||
| Kepadatan | 0,92 jiwa/km² | ||||
| |||||
Kota Kutacane merupakan salah satu kute yang berada di kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, provinsi Aceh, Indonesia. Sekaligus, kute ini berfungsi sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan dari Kabupaten Aceh Tenggara.
Iklim
Kota Kutacane memiliki iklim hutan hujan tropis (Af) dengan curah hujan lebat sepanjang tahun. Meskipun dikelilingi oleh raksasa pegunungan seperti Gunung Leuser (3.404 mdpl) dan Gunung Kemiri (3.315 mdpl), pusat kota Kutacane sendiri berada di area lembah rendah. Berdasarkan data ilmiah, suhu rata-rata di area pemukiman kota ini tetap hangat di angka 26°C.
| Data iklim Kota Kutacane | |||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bulan | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des | Tahun |
| Rata-rata tertinggi °C (°F) | 30.1 (86.2) |
30.9 (87.6) |
31.4 (88.5) |
31.7 (89.1) |
31.8 (89.2) |
31.7 (89.1) |
31.4 (88.5) |
31.4 (88.5) |
30.6 (87.1) |
30.3 (86.5) |
29.9 (85.8) |
29.8 (85.6) |
30.92 (87.64) |
| Rata-rata harian °C (°F) | 25.5 (77.9) |
25.8 (78.4) |
26.2 (79.2) |
26.7 (80.1) |
26.8 (80.2) |
26.4 (79.5) |
26.1 (79) |
26.2 (79.2) |
25.9 (78.6) |
25.9 (78.6) |
25.6 (78.1) |
25.5 (77.9) |
26.05 (78.89) |
| Rata-rata terendah °C (°F) | 20.9 (69.6) |
20.8 (69.4) |
21.1 (70) |
21.7 (71.1) |
21.8 (71.2) |
21.2 (70.2) |
20.9 (69.6) |
21.0 (69.8) |
21.3 (70.3) |
21.6 (70.9) |
21.3 (70.3) |
21.2 (70.2) |
21.23 (70.22) |
| Curah hujan mm (inci) | 201 (7.91) |
142 (5.59) |
221 (8.7) |
266 (10.47) |
264 (10.39) |
167 (6.57) |
151 (5.94) |
213 (8.39) |
239 (9.41) |
328 (12.91) |
316 (12.44) |
277 (10.91) |
2.785 (109,63) |
| Sumber: Climate-Data.org[2] | |||||||||||||
Demografi
Suku Alas merupakan suku Pribumi yang mendiami kabupaten Aceh Tenggara, khususnya di kawasan Lembah Alas yang menjadi mayoritas di pedesaan dan pusat pemerintahan. Secara budaya, daerah ini sangat multikultural karena menjadi titik perjumpaan (melting pot) antara kebudayaan Aceh dan Sumatera Utara. Komposisi etnis di kawasan ini meliputi:
• Suku Alas: Suku Pribumi asli pendiami Lembah Alas yang mendominasi sektor pemerintahan dan pedesaan.
• Suku Gayo: Kelompok etnis kerabat dekat Suku Alas yang banyak mendiami wilayah dataran tinggi di Aceh Tenggara.
• Suku Batak Toba, Suku Batak Pakpak: Kelompok pendatang terbesar yang bermigrasi dari wilayah perbatasan Sumatera Utara karena kedekatan geografis.
• Suku Aceh Pesisir: Pendatang dari daerah pesisir Aceh yang umumnya bergerak di sektor perdagangan dan pemerintahan.
Kemudian berdasarkan agama yang dianut, mayoritas penduduk Kota Kutacane menganut agama Islam. Adapun banyaknya penduduk Kota Kutacane berdasarkan agama yang dianut yakni agama Islam sebanyak 91,68%. Selebihnya menganut agama Kekristenan yakni 8,32%, dengan rincian Protestan sebanyak 8,03% dan Katolik sebanyak 0,29%. [4]
Galeri
- Sungai Alas yang melewati Kutacane
- Masjid Agung At-Taqwa Kutacane
Referensi
- ↑
- ↑ "Climate: Kutacane". Climate-Data.org. Diakses tanggal 5 November 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Zulfikar, Fahri. "13 Suku Bangsa Aceh dan Bahasa Daerahnya". detikcom. Diakses tanggal 15 Februari 2022.
- ↑ "Kecamatan Babussalam Dalam Angka 2021" (pdf). acehtenggarakab.bps.go.id. Diakses tanggal 15 Februari 2022.
Lihat pula
- Aceh Tenggara
- Suku Alas
- Tragedi Benteng Kuta Reh
- Makam Pahlawan Kutacane
- Reje Suib dari Likat
| Kecamatan | ||
|---|---|---|
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |
