Sabtu, 24 Oktober 2026
09:10 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Kunya

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kunya" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(April 2022)

Kunya (bahasa Arab:كنية; kuniyah) atau kunyah, adalah sebuah nama panggilan yang biasa digunakan oleh masyarakat Arab untuk panggilan kehormatan atau gelar kepada seseorang, sebagai pengganti atas nama asli orang tersebut. Bentuk nama kunya adalah seperti "abu" ("Abi") dan "ibnu" untuk laki-laki, dan "ummu" dan "bintu" untuk perempuan dan kemudian ditambahkan nama anak laki-laki pertamanya,[1] atau bisa juga ditambahkan mengenai kebiasaannya. Syekh Al-Bajuri menambahkan bahwa penyandaran itu tidak hanya kepada yang disebut (Abu, Ibnu, Ummu, Bintu) tetapi berlaku juga kepada Ammu (paman dari pihak ayah), Ammah (bibi dari pihak ayah), Khal (paman dari pihak ibu) dan Khalah (bibi dari pihak ibu). contoh penamaan ini antara lain nama pengarang kitab Fath al-Qarib yaitu bernama lengkap Syamsudin Abu Abdillah Muhammad bin Qasim. Nama aslinya ialah 'Muhammad' , nama kunya-nya 'Ibnu Qasim'. Dalam hal ini 'Qasim' adalah ayah pengarang kitab tersebut.[2] Sebagai contoh, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas memiliki nama kunya Abu Mazen (ayah dari Mazen); sedangkan sahabat nabi yang terkenal bernama kunya Abu Hurairah (bapak Kucing), sesungguhnya ia bernama Abdur Rahman bin Shakhr.

Referensi

  1. ↑ Cowan, J Milton, ed. (1976). The Hans Wehr A Dictionary of Modern Written Arabic. New York: Spoken Language Services, Inc. hlm. 843. ISBN 0-87950-001-0-8.{{cite book}}: Periksa nilai |isbn=: panjangPemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Al-Bajuri, Ibrahim (2005). Hasyiyah al-Allamah al-Syaikh Ibrahim al-Bajuri. Beirut: Dar Ibn Ashashah. hlm. 5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan