Senin, 26 Oktober 2026
23:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kumbang mas

Kumbang mas

Bagikan:
Kumbang mas
250px-Asclepias_curassavica-Thekkady-2016-12-03-001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Status tidak sah  (NatureServe)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Asteridae
Ordo: Gentianales
Famili: Apocynaceae
Genus: Asclepias
Spesies:
A. curassavica
Nama binomial
Asclepias curassavica
Sinonim[2]

Asclepias nivea var. curassavica (L.) Kuntze

Kumbang mas (Asclepias curassavica; bahasa Sunda: kapas cindé; bahasa Jawa: mas sekar) adalah tumbuhan semak (shrub) dan termasuk ke dalam subfamili tumbuhan Asclepiadoideae dari famili Apocynaceae.[3] tumbuhan berbunga ini berasal dari Amerika Utara, tetapi juga dapat ditemukan di Indonesia. Salah satu tempat persebarannya adalah Gunung Prau.[4]

A. curassavica mengandung senyawa kalotropin, kalotropagenin, korotoksigenin, korotolausigenin, asleposigenin, klepogenin, askurogenin, kurassavogenin, dan uzarigenin. Tumbuhan ini berkhasiat sebagai antiradang (antiinflamasi), menghilangkan sakit (analgesik), menghentikan pendarahan (hemostatik), meningkatkan sirkulasi, sebagai tonik untuk hati dan dapat dimanfaatkan menjadi obat disentri, muntah, pencahar, serta infeksi mata.[5] Tumbuhan ini juga digunakan untuk penangkaran lebah maupun kupu-kupu, dan dapat dimanfaatkan sebagai tumbuhan hias dalam ruangan dan diperjualbelikan secara bebas. Namun, tumbuhan ini mengandung racun, terutama getahnya, sehingga perlu hati-hati untuk menggunakan tumbuhan ini.

Referensi

  1. ↑ Raker, C (1995). "Comprehensive Report Species – Asclepias curassavica". NatureServe Explorer: An online encyclopedia of life [web application]. 7.1. Arlington, Virginia: NatureServe Inc. Diakses tanggal 2014-03-22.
  2. ↑ "Synonyms of Tropical Milkweed (Asclepias curassavica)". Encyclopedia of Life. Diakses tanggal 2014-03-22.
  3. ↑ "Asclepias curassavica (bloodflower)". www.cabi.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-09-26.
  4. ↑ Lianah, Lianah; Kusumarini, Niken; Rochmah, Fitriana; Orsida, Fadla; Mukhlisi, Mukhlisi; Ahmad, Milya Ulfa; Nadhifah, Ainun (2021-06-01). "Bryophyte Diversity in Mount Prau, Blumah Village, Central Java". Jurnal Biodjati. 6 (1): 23–35. doi:10.15575/biodjati.v6i1.11693. ISSN 2548-1606.
  5. ↑ Tumbuhan, Khasiat. "Manfaat Tanaman Kembang Mas". Khasiat Tumbuhan. Diakses tanggal 2021-09-26.
Asclepias curassavica
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan