Sabtu, 26 September 2026
14:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Kuizhou

Kuizhou

250px-Kuimen_gate.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kuimen (夔門/夔门): "Gerbang Kuizhou", Ngarai Qutang (dulunya dinamakan Ngarai Kui atau 夔峡, Kuixia) di tepian Sungai Yangzi.
250px-Fengjie.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
County Fengjie di Chongqing.

Prefektur Kui, Sirkuit Kuizhou atau Kuizhou (Hanzi:夔州; Pinyin:Kuízhōu; Wade–Giles:K'uei-chou) awalnya didirikan pada 619 M, menggantikan nama Prefektur Xin. Kuizhou merupakan wilayah penting sejak awal dan akhir Dinasti Tang, Tiongkok, ketika Kuizhou menjadi bagian dari beberapa sirkuit yang membentuk organisasi struktural politik berskala besar yang khas pada zaman Dinasti Tang. Kuizhou tetap menjadi entitas politik hingga akhir Dinasti Song, saat itu Kuizhou berada di tingkat administrasi Provinsi, sebuah divisi administratif politik yang sangat besar pada era Dinasti Song (dan setelahnya).

Prefektur Kui terletak di tempat yang sekarang dinamakan Chongqing timur. Selama Dinasti Song, ibu kota Kuizhou terletak di tempat yang sekarang bernama County Fengjie, Chongqing dan luas prefektur Kui pada masa itu meliputi provinsi yang saat ini dinamakan Chongqing, Sichuan timur dan Guizhou. Sebagian dari kepentingan Kuizhou terkait dengan lokasinya yang menonjol di sepanjang Sungai Yangzi. Kui juga terkenal memiliki pemandangan yang spektakuler dan menjadi lokasi para penyair masa lampau untuk menulis karya-karya mereka.

Geografi

250px-Dufuschina.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta yang menunjukkan perkiraan lokasi Kuizhou, di sepanjang Sungai Yangzi, pada zaman Dinasti Tang.

Kuizhou terletak di area Tiga Ngarai, Sungai Yangzi, sebuah koridor transportasi timur-barat Tiongkok yang memanfaatkan Sungai Yangzi sebagai transportasi air.

Referensi

  • Hinton, David (2008). Classical Chinese Poetry: An Anthology. New York: Farrar, Straus, and Giroux. ISBN0374105367 / ISBN9780374105365.
  • Haeger, John Winthrop, ed., (1975).Crisis and Prosperity in Sung China. Rainbow-Bridge Book Co./University of Arizona Press.
  • Kracke, E. A., Jr. (1967 [1957]). "Region, Family, and Individual in the Chinese Examination System", in Chinese Thoughts & Institutions, John K. Fairbank, editor. Chicago and London: University of Chicago Press.
  • Murck, Alfreda (2000). Poetry and Painting in Song China: The Subtle Art of Dissent. Cambridge (Massachusetts) and London: Harvard University Asia Center for the Harvard-Yenching Institute. ISBN0-674-00782-4.
  • Paludan, Ann (1998). Chronicle of the Chinese Emperors: The Reign-by-Reign Record of the Rulers of Imperial China. New York, New York: Thames and Hudson. ISBN0-500-05090-2

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan