Jumat, 30 Oktober 2026
05:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kritik sumber

Kritik sumber

Bagikan:
lossy-page1-250px-Peace_rumor%2C_New_York._Crowd_at_Times_Square_holding_up_Extras_telling_about_the_signing_of_the_Armistice._The..._-_NARA_-_533477.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rumor tentang peristiwa yang mungkin terjadi terkadang diterima begitu saja. Dalam foto, orang-orang di New York berkumpul yang merayakan gencatan senjata Jerman dalam Perang Dunia I, empat hari sebelum peristiwa itu terjadi.

Kritik sumber (atau pengujian informasi) adalah proses menguji naskah sumber, seperti dokumen, narasumber, pidato, sidik jari, foto, pengamatan, atau apa pun yang menjadi sumber pengetahuan. Kritik sumber dimaksudkan untuk menentukan otentisitas dan kredibilitas dari bahan-bahan sumber tersebut. Secara umum, kritik sumber adalah studi interdisipliner tentang bagaimana sumber informasi diuji untuk tugas yang diberikan.

Arti

Proses mengkritik sumber dikenal sebagai quellenkritik dalam bahasa Jerman, yang sama dengan kata kildekritik dalam bahasa Denmark atau kildekritikk dalam bahasa Norwegia. Kata quelinkritik terkait erat dengan sejarawan Jerman Leopold von Ranke (1795–1886). Sejawaran Wolfgang Hardtwig menulis:[1]

Karya pertamanya [Leopold von Ranke] berjudul Geschichte der romanischen und germanischen Völker von 1494–1514 (History of the Latin and Teutonic Nations from 1494 to 1514) (1824) meraup sukses besar. Karya tersebut telah menunjukkan beberapa karakteristik dasar dari konsepsinya tentang Eropa, dan menjadi penting secara historiografis karena Ranke membuat contoh dalam analisis kritis sumber-sumbernya dalam volume terpisah, Zur Kritik neuerer Geschichtsschreiber (On the Critical Methods of Recent Historians). Dalam karyanya ini, ia mengangkat metode kritik teks yang digunakan pada akhir abad kedelapan belas, khususnya dalam filologi klasik menjadi metode standar penulisan sejarah ilmiah..

Pada awal abad ke-20, kritik sumber merupakan bidang yang sedang tumbuh di antara banyak bidang lain, dalam ilmu perpustakaan dan informasi. Dalam konteks ini, sumber kritik dipelajari dari perspektif yang lebih luas dari sakedar, misalnya, studi sejarah atau Alkitab.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Hardtwig 2001, hlm. 12739. sfn error: tanpa target: CITEREFHardtwig2001 (bantuan)
  2. ↑ Hjørland 2012, hlm. 258–268. sfn error: tanpa target: CITEREFHjørland2012 (bantuan)
  3. ↑ Balin & Grafstein 2010. sfn error: tanpa target: CITEREFBalinGrafstein2010 (bantuan)

Daftar pustaka

  • Hardtwig, W. (2001). Ranke, Leopold von (1795–1886). IN: Smelser, N. J. & Baltes, P. B. (eds.) International Encyclopedia of the Social and Behavioral Sciences. Amsterdam: Elsevier. (12738–12741).
  • Hjørland, Birger (2012). Methods for evaluating information sources: An annotated catalogue. Journal of Information Science 38(3). doi:10.1177/0165551512439178
  • Balin, A. & Grafstein, A. (2010). The critical assessment of research: Traditional and new methods of evaluation. Oxford: Chandos Publishing.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan