Sabtu, 24 Oktober 2026
19:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Krisis Samoa

Krisis Samoa

Bagikan:
Krisis Samoa
Bagian dari Perang Saudara Samoa Pertama
330px-Samoan_crisis_map.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi kapal Jerman dan Amerika yang karam
Tanggal1887–1889
Lokasi
Hasil Skuadron kedua belah pihak karam
Pihak yang terlibat
 Amerika Serikat Kekaisaran Jerman Kekaisaran Jerman
Pemimpin atau tokoh terkemuka
40px-Naval_jack_of_the_United_States_%281877%E2%80%931890%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Lewis Kimberly Kekaisaran Jerman Frizze
Kekuatan
1 sloop-of-war
1 kapal uap
1 gunboat 200 marinir
3 gunboat 150 marinir
Korban jiwa dan kerugian
62 tewas
1 sloop-of-war tenggelam
1 steamer tenggelam
1 gunboat karam
~73 tewas
1 gunboat tenggelam
2 gunboat karam

Krisis Samoa adalah ketegangan yang terjadi antara Amerika Serikat, Kekaisaran Jerman dan Britania Raya dari tahun 1887 hingga 1889 akibat perebutan Kepulauan Samoa selama terjadinya Perang Saudara Samoa. Insiden ini melibatkan tiga kapal perang Amerika Serikat (USS Vandalia, USS Trenton, dan USS Nipsic) dan tiga kapal perang Kekaisaran Jerman (SMS Adler, SMS Eber, dan SMS Olga). Kapal-kapal ini saling menahan satu sama lain dan diawasi oleh kapal corvette Britania Raya, HMS Calliope.

Ketegangan ini berakhir setelah terjadinya siklon pada tanggal 15 dan 16 Maret yang mengakibatkan enam kapal perang ini karam di pelabuhan Apia. Calliope berhasil melarikan diri dari pelabuhan. Robert Louis Stevenson tidak menjadi saksi mata langsung perisstiwa badai, tetapi setelah tiba di Samoa (Desember 1889) mulai menulis tentang peristiwa ini.[1] Perang Saudara Samoa berlanjut dan melibatkan Jerman, Amerika Serikat, dan Britania. Pada akhirnya perang ini diakhiri oleh Konvensi Tiga Pihak pada tahun 1899 dan Kepulauan Samoa dibagi menjadi dua, yaitu Samoa Amerika dan Samoa Jerman.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Stevenson, Robert Louis (1892). A Footnote to History: Eight Years of Trouble in Samoa. BiblioBazaar. ISBN 1-4264-0754-8.{{cite book}}: Ketidakcocokan ISBN / tanggal
  2. ↑ Ryden, George Herbert. The Foreign Policy of the United States in Relation to Samoa. New York: Octagon Books, 1975, hlm. 574; the Tripartite Convention (United States, Germany, Great Britain) was signed at Washington on 2 December 1899 with ratifications exchanged on 16 February 1900

Daftar pustaka

13°50′00″S 171°50′00″W / 13.8333°S 171.8333°W / -13.8333; -171.8333


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan