Senin, 28 September 2026
18:05 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Gramofon otomat

Sebuah gramofon otomat (bahasa Inggris:jukebox) adalah perangkat pemutar musik semiotomatis, biasanya berupa mesin yang dioperasikan dengan koin, yang memutar lagu pilihan pengguna dari pustaka media yang tersedia di dalamnya. Gramofon otomat tradisional berisi piringan hitam, cakram padat, atau berkas digital, dan memungkinkan pengguna memilih lagu melalui tombol mekanis, layar sentuh, atau papan tombol. Perangkat ini paling sering ditemukan di restoran, bar, dan tempat hiburan sepanjang abad ke-20.[1]

Konsep gramofon otomat modern berkembang dari fonograf otomatis pada akhir abad ke-19. Fonograf beroperasi dengan koin pertama kali diperkenalkan oleh Louis Glass dan William S. Arnold pada tahun 1889 di Palais Royale Saloon, San Francisco.[2] Istilah “jukebox” mulai digunakan di Amerika Serikat sejak tahun 1940, merujuk pada “juke joint”, yang berasal dari kata dalam Gullah juke, yang berarti “cabul”.[3] Para produsen jukebox berusaha menghindari penggunaan istilah tersebut, yang diasosiasikan dengan tempat-tempat tidak terhormat, selama bertahun-tahun.[4]

Jukebox menjadi sangat populer pada 1940-an hingga 1960-an, dengan model yang diproduksi oleh perusahaan seperti Wurlitzer, Seeburg, Rock-Ola, dan AMI. Pada era digital, gramofon otomat tradisional sebagian besar telah digantikan oleh sistem berbasis internet dan layanan streaming digital, meskipun gramofon otomat bergaya vintage dan retro tetap populer di pasar khusus dan di kalangan kolektor.[5]

Lihat pula


Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Jukeboxes.
  1. ↑ Millard, Andre (2005). America on Record: A History of Recorded Sound. Cambridge University Press.
  2. ↑ "The History of the Jukebox". History.com. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
  3. ↑ "Juke house" (dalam bahasa American English). Dictionary.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Maret 2016. Diakses tanggal 18 April 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Elijah Wald (3 Agustus 2010). The Blues: A Very Short Introduction. Oxford University Press. hlm. 43. ISBN 978-0-19-975079-5. OCLC 1014220088.
  5. ↑ "The Rise and Fall of the Jukebox". Smithsonian Magazine. Diakses tanggal 15 Mei 2025.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan