Kamis, 15 Oktober 2026
08:18 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Kontrol radio

Kontrol radio

Bagikan:
250px-X-33_air_drop_model.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat kontrol jauh ini membawa model skala X-33 dan mengambil bagian dalam riset NASA.

Kontrol radio adalah penggunaan sinyal radio untuk mengontrol alat lain dari jauh. Istilah ini hampir seluruhnya merujuk ke pengontrolan mobil, kapal dan pesawat model dari sebuah kotak pengontrol yang dipegang pengguna.

Kontrol radio awalnya dikembangkan pada Perang Dunia II, terutama oleh Jerman yang menggunakannya dalam beberapa proyek misil. Tujuan utama mereka adalah misil kontrol radio dan bom glide yang digunakan untuk menarget kapal, sebuah target yang sulit dan berbahaya untuk diserang. Namun pada akhir perang, Luftwaffe memiliki masalah menyerang pengebom Sekutu, dan mengembangkan beberapa misil anti pesawat kontrol radio, tetapi tidak ada yang masuk pelayanan.

Keefektifan sistem mereka dikurangi besar oleh usaha Britania untuk mengacaukan sinyal radio mereka. Setelah kesuksesan awal yang mengagumkan, Britania meluncurkan beberapa penyerbuan komando untuk mengumpulkan set radio misil. Pengacau (Jammer) kemudian dipasang di kapal Britania, dan senjata itu bisa dibilang "berhenti bekerja". Tim pengembang Jerman kemudian beralih ke misil penuntun-kabel ketika mereka sadar apa yang terjadi, tetapi sistem ini tidak siap untuk dipakai sampai perang sudah mulai bergerak ke Prancis.

Sekarang ini kontrol radio digunakan hampir seluruhnya oleh para penghobi.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik mainan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan