Selasa, 27 Oktober 2026
03:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Konklaf 1700

Konklaf 1700

Bagikan:
Konklaf Oktober–November 1700
250px-Sede_vacante.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang Kekosongan Takhta Suci
Tanggal dan lokasi
9 Oktober – 23 November 1700
Istana Apostolik, Negara Gereja
Pejabat penting
KetuaEmmanuel Théodose de La Tour d'Auvergne
Wakil KetuaNicolò Acciaioli
CamerlengoGiambattista Spinola
Proto-imamCarlo Barberini
Proto-diakonBenedetto Pamphili
Pemilihan
VetoGaleazzo Marescotti
Paus terpilih
Giovanni Francesco Albani
(Nama pilihan: Klemens XI)
frameless}}

Konklaf 1700 adalah sebuah konklaf yang diadakan setelah kematian Paus Innosensius XII. Konklaf ini diakhiri dengan terpilihnya Paus Klemens XI.

Konteks

Salah satu tindakan terakhir Innosensius XII sebagai paus berhubungan dengan suksesi Raja Spanyol. Sang Habsburg Carlos II saat itu sedang menunggu ajal dan tidak memiliki anak. Atas permintaan Carlos, Innosensius menyarankan agar mahkota diturunkan pada Philippe dari Anjou, cucu Louis XIV dari Prancis, karena hubungan kekerabatan yang dekat antara Louis dan Carlos. Penunjukan Philippe sebagai pewaris mahkota Spanyol dipandang sebagai ancaman bagi keseimbangan kekuatan oleh negara-negara Eropa lainnya, yang berujung pada Perang Penerus Spanyol.

Suksesi tersebut tidak diterima oleh Wangsa Habsburg, Leopold I segera mengumumkan bahwa ia tidak menerima klaim Philippe atas takhta Spanyol dan mengisyaratkan bahwa ia tidak menginginkan perang, ia hanya memastikan bahwa mahkota Spanyol diturunkan pada Wangsa Habsburg. Perang di Eropa semakin meluas dan tidak menentu, Innosensius meninggal dan kepausan menjadi kosong. Konklaf menyadari bahwa hal itu dapat menyebabkan kepausan terjebak dalam konflik antara kandidat-kandidat dalam Dewan Kardinal pendukung Habsburg dan pendukung Prancis, sehingga diambil jalan pintas.

Dalam fiksi

Konklaf 1700 menjadi latar belakang pada novel Italia 2006 "Secretum" karya Rita Monaldi dan Francesco Sorti.

Referensi

  • (Prancis) Gregorio Leti: Histoire des conclaves depuis Clément V jusqu'à présent, Volume 2, Kolonia 1703
  • (Inggris) Ludwig von Pastor: History of the Popes. T. 33. London: 1941.
  • (Latin) Remigius Ritzler: Hierarchia Catholica. T. V. Münster: 1952.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan