Sabtu, 26 September 2026
20:19 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Komputer Colossus

Komputer Colossus

komputer kriptoanalisis Inggris

330px-Colossus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah komputer Colossus Mark II.

Dalam sejarah kriptografi, Colossus adalah komputer elektronik digital pertama yang dapat diprogram (namun tidak sepenuhnya). Pada Perang Dunia II, Colossus digunakan untuk membantu memecahkan kode dari mesin Nazi Lorenz SZ 40/42, yang diberi nama kode "Tunny" oleh pihak Britania Raya. Colossus dirancang oleh Tommy Flowers di Stasiun Penelitian Kantor Pos Britania, Dollis Hill.

Colossus didahului beberapa komputer, banyak yang merupakan unit pertama dalam kategorinya. Z3 dari Konrad Zuse adalah komputer pertama yang dikontrol oleh program secara penuh dan dapat berfungsi, dan didasarkan pada pancaran elektromekanis, serta mesin-mesin Bell Labs (yang kurang maju) dari akhir tahun 1930-an (George Stibitz, et al). Berbagai komputer analog dapat diprogram ulang, beberapa di antaranya yang dibuat lebih awal dari tahun 1930-an (misalnya Vannevar Bush). Mesin analitikal Babagge yang mendahului semuanya (pada tahun 1880-an), adalah mesin digital dan dapat diprogram ulang, tetapi hanya dibangun setengahnya dan tidak berfungsi pada masanya. Colossus adalah yang pertama yang menggabungkan semua bagian dari digital, dapat diprogram ulang (setengnya), dan elektronik.

Rekonstruksi

Pada Mei 2004, pembangunan ulang sebuah replika Colossus Mark II diselesaikan sebuah tim yang dipimpin Tony Sale. Replika tersebut kini dipertunjukkan di Museum Bletchley Park di Milton Keynes, Buckinghamshire.

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

  • Harvey G. Cragon, From Fish to Colossus: How the German Lorenz Cipher was Broken at Bletchley Park (Cragon Books, Dallas, 2003; ISBN 0-9743045-0-6)
  • Tony Sale, The Colossus Computer 1943-1996: How It Helped to Break the German Lorenz Cipher in WWII (M.&M. Baldwin, Kidderminster, 2004; ISBN 0-947712-36-4)
  • Simon Singh, The Code Book (Anchor Books (Random House, Inc.), 1999l; ISBN 0-385-49532-3). Hal. 243–244

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan