Jumat, 30 Oktober 2026
15:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Komisi Rockefeller

Komisi Rockefeller

Bagikan:
Komisi Rockefeller
United States President's Commission on CIA Activities within the United States
250px-RockefellerCommissionSwearingIn1975.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelantikan anggota Komisi Rockefeller pada tahun 1975, dari kiri ke kanan: Nelson A. Rockefeller, Lyman L. Lemnitzer, Ronald Reagan, Edgar F. Shannon Jr., David W. Belin, John T. Connor, C. Douglas Dillon, Erwin N. Griswold, dan Lane Kirkland
JulukanKomisi Rockefeller
Tanggal pendirian4 Januari 1975
PendiriGerald Ford
KetuaNelson Rockefeller
Tokoh penting

Komisi Rockfeller, lengkapnya Komisi Presiden Amerika Serikat atas Kegiatan CIA di Amerika Serikat (bahasa Inggris: United States President's Commission on CIA Activities within the United States) dibentuk oleh Presiden Gerald Ford pada tahun 1975 untuk menyelidiki kegiatan Badan Intelijen Pusat (CIA) dan badan intelijen lainnya di Amerika Serikat. Komisi ini dikepalai oleh Wakil Presiden Nelson Rockefeller, sehingga dinamakan Komisi Rockefeller.

Komisi ini dibentuk sebagai tanggapan terhadap laporan The New York Times pada bulan Desember 1974 bahwa CIA telah melakukan kegiatan ilegal di dalam negeri, termasuk eksperimen terhadap warga AS pada tahun 1960-an. Komisi tersebut menerbitkan sebuah laporan pada tahun 1975, yang menyinggung beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh CIA, termasuk membuka surat-surat warga dan memata-matai kelompok pembangkang di dalam negeri. Komisi ini juga mengungkapkan mengenai Proyek MKUltra, sebuah program penelitian pengendalian pikiran oleh CIA.

Beberapa minggu kemudian, komite lainnya dibentuk oleh DPR dan Senat untuk tujuan serupa. Personil Gedung Putih, termasuk calon Wakil Presiden Dick Cheney, menyunting hasil temuan komisi ini, tidak menyertakan banyak temuan komisi pada laporan akhirnya. Beberapa temuan ini disertakan dalam laporan selanjutnya oleh Komite Kongres.

Sebelum dirilis, laporan tersebut diawasi dengan ketat oleh media, dan dianggap sebagai upaya untuk "menutup-nutupi" kebenaran. Penyelidikan oleh Komisi ini bertujuan agar independen dari campur tangan Presiden, tetapi hasil temuan dan rekomendasi yang disertakan dalam laporan akhir sangat berbeda dengan apa yang ditemukan oleh komisi itu sendiri. Tugas komisi ini akhirnya digantikan oleh Komite Church, sehingga tahun tersebut dikenal sebagai "Tahun Intelijen".

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan