Kamis, 29 Oktober 2026
07:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kohesivitas kelompok

Kohesivitas kelompok

Bagikan:
330px-Levels_of_trust_are_higher_in_more_equal_rich_countries_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tingkar rasa percaya lebih tinggi di negara-negara ketidaksetaraan ekonomi rendah.

Kohesivitas kelompok, kohesi kelompok, harmoni sosial atau kohesi sosial, adalah tingkat atau kekuatan ikatan yang menghubungan para anggota kelompok sosial kepada satu sama lain dan kepada kelompok tersebut secara keseluruhan.[1][2] Meskipun kohesi adalah proses multi-aspek, kohesi dapat dibagi menjadi empat komponen utama: hubungan sosial, hubungan tugas, kesatuan yang dirasakan dan emosi.[3] Para anggota kelompok kohesif yang kuat lebih cenderung untuk siap berpartisipasi dan bertahan dengan kelompok tersebut.[4]

Referensi

  1. ↑ Manca, Anna Rita (2014). "Social Cohesion". Encyclopedia of Quality of Life and Well-Being Research. hlm. 6026–6028. doi:10.1007/978-94-007-0753-5_2739. ISBN 978-94-007-0752-8.
  2. ↑ Moustakas, Louis (2023). "Social Cohesion: Definitions, Causes and Consequences". Encyclopedia. 3 (3): 1028–1037. doi:10.3390/encyclopedia3030075.
  3. ↑ Forsyth, D.R. (2010). "Components of cohesion". Group Dynamics, 5th Edition. Wadsworth: Cengage Learning. hlm. 118–122.
  4. ↑ Dyaram, Lata & T.J. Kamalanabhan (2005). "Unearthed: The Other Side of Group Cohesiveness" (PDF). J. Soc. Sci. 10 (3): 185–190.

Bacaan tambahan

Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan