Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu. Cari sumber: "Kloset jongkok" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |



Kloset jongkok atau jamban jongkok adalah sebuah jamban yang digunakan dengan cara jongkok.
Kelebihan dan Kekurangan
Jamban jongkok mempunyai beberapa manfaat, diantaranya:
- Sulit untuk tertular kuman dan bakteri.
- Melatih otot untuk menahan berat badan.
- Melatih kekuatan kaki dan otot kaki.
- Melatih otot dasar panggul dan membuat pantat lebih seksi.
- Posisi jongkok membantu kotoran lebih mudah keluar karena otot-otot dinding perut kontraksinya lebih bagus.
- Untuk perempuan jika selesai buang air kecil, cebok dari saluran kencing ke depan atau ke atas. Jika BAB lakukan dari depan ke belakang. Teknik ini dimaksudkan untuk menghindari kuman masuk ke dalam saluran kencing. Pada jamban duduk, jika ada kuman akan menempel pada pinggiran jamban. Usahakan sebelum menggunakan jamban duduk pada jamban umum, pinggiran jamban harus bersih. Jika keadaan terpaksa, usahakan pantat tidak menyentuh dudukan jamban. Hal ini untuk menghindari kuman, jika ada yang menempel.
Namun ada kekurangan dari jamban jongkok, yaitu:
- Tidak bisa digunakan oleh orang tua lanjut usia, orang cacat, atau pengidap obesitas.
- Memicu timbulnya atritis.
- Meningkatkan tekanan pada lutut. (Hal ini dapat dicegah dengan meletakkan sepenuhnya kedua telapak kaki di lantai dan postur tubuh yang tepat.)
Lihat pula
Pranala luar
- http://www.thecrowdvoice.com/post/manfaat-kloset-jongkok-3582491.html Diarsipkan 2014-05-31 di Wayback Machine
- http://tabloidnova.com/Nova/Kesehatan/Umum/Pilih-Toilet-Duduk-atau-Jongkok Diarsipkan 2014-05-31 di Wayback Machine
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Squat toilet.