Selasa, 22 September 2026
22:35 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Klitik

Untuk wayang, lihat wayang klitik.

Klitika atau klitik adalah morfem bebas, namun secara fonologi terikat pada kata atau frasa lain.[1] Klitika dieja seperti imbuhan, tetapi secara kelas kata berada di tingkat frasa. Klitik yang terbetuk dari penyingkatan kata yang sebenarnya adalah morfem terikat yang berbeda dengan imbuhan. Secara teoretis, klitik berada di antara kata dan imbuhan. Kata dimengerti sebagai unsur mandiri yang digunakan untuk membangun frasa atau kalimat, sedangkan imbuhan adalah satuan pembentuk kata yang menempel pada akar dan dasar kata. Meskipun klitik berasal dari kata yang beridiri sendiri, klitik tidak digolongkan sebagai kata karena telah mengalami proses reduksi.[2]

Penggolongan

Berdasarkan letak pelekatan

Klitik dapat dibagi berdasarkan posisi klitik dilekatkan pada suatu kata dasar.

Proklitik

Proklitik adalah klitik yang muncul sebelum kata dasar. Proklitik umum ditemukan dalam rumpun bahasa Roman. Sebagai contoh, dalam bahasa Perancis, ada kalimat "il s'est réveillé" ("dia sudah bangun"), atau "je t'aime" ("Aku mencintai kamu").

Dalam bahasa Indonesia, proklitik dapat berupa ku- dan kau- sebagai kata ganti yang melekat pada sebuah kata kerja. Contohnya kuberi dan kauterima.[3]

Enklitik

Enklitik adalah klitik yang muncul setelah kata dasar.

"Senat rakyat-dan Roman" = "Senat dan rakyat Roma"
"rakyat (dan) Dewa dan" = "(keduanya) Manusia dan Dewa"
  • Sanskerta: naro gajaś 'ca 'नरो गजश्च' yakni "naraḥ gajaḥ ca" "नरः गजः च" dengan sandi,:::"orang gajah dan" = "orang dan gajah"
  • Sanskerta: Namaste < namaḥ + te, (Devanagari: नमः + ते = नमस्ते), dengan perubahan bunyi namaḥ > namas.
"menunduk padamu."

Mesoklitik

Mesoklitik adalah klitik yang muncul di tengah kata dasar dan imbuhan lainnya. Contohnya dalam bahasa Portugis conquistar-se ("ia akan terkalahkan"), dá-lo-ei ("Saya akan memberikannya").

Endoklitik

Endoklitik adalah klitik yang menempel di dalam kata. Endoklitik mulanya diragukan karena bertentangan dengan hipotesis integritas leksikal. Akan tetapi, bukti dalam bahasa Udi, bahasa Pashto dan bahasa Degema mendukung keberadaaan endoklitik.[2]

Berdasarkan model penggantian

Klitik sederhana

Klitik sederhana adalah klitik yang memiliki kelas kata yang sama dengan kata mandiri dan dapat menggantikan kata tersebut dalam posisi sintaksisnya. Dalam bahasa Inggris klitik sederhana dapat ditemui pada penyingkatan kata verba bantu (auxiliary verb) yang ditempelkan pada frasa nomina subjek yang mendahuluinya.[2] Klitik sederhana umumnya terbentuk karena faktor fonologisnya. Hal ini mengakibatkan terciptanya bentuk-bentuk ringkas dalam bahasa Inggris seperti ‘ll dari will atau 've dari have.[4] Meskipun demikian, penyingkatan negatif seperti can't atau won't dianggap bukan klitik, melainkan afiks infleksional yang dianggap sebagai unit tunggal dalam pandangan sintaksis.[2]

Klitik khusus

Klitik khusus adalah morfem yang hanya bisa terikat pada sebuah kata khusus dalam konteks sintaksis tertentu, dalam artian klitik tersebut merupakan bagian dari kata inangnya.[2] Klitik khusus dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni klitik khusus posisi kedua (P2) dan klitik verbal. Klitik posisi kedua selalu berada di posisi unsur kedua pada klausa terdekat, sebagaimana bisa dijumpai dalam bahasa Tagalog. Sementara itu klitik verbal adalah partikel klitik yang menjadikan verba sebagai kata dasarnya, sebagaimana bisa dijumpai dalam bahasa Spanyol.[2]

Lihat pula

Referensi dan pranala luar

  1. (Inggris) SIL Glossary of Linguistic Terms: What is a clitic?
  2. 1 2 3 4 5 6 Zubaidi, Nanang. Klitk dalam Bahasa Inggris.
  3. Prihantini, Ainia (2015-07-30). Master Bahasa Indonesia: Panduan Tata Bahasa Indonesia Terlengkap (dalam bahasa Inggris). Bentang B first. ISBN 978-602-1246-43-6.
  4. Kroon, Yosep; Saja, Adelgonda (2012-03-01). "Klitik dalam Bahasa Lamaholot Dialek Solor Barat". 13: 15–36.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan