Senin, 21 September 2026
15:23 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
King's Library

King's Library

500px-BM%3B_%27MF%27_RM1_-_The_King%27s_Library%2C_Enlightenment_1_%27Discovering_the_world_in_the_18th_Century_~_View_South.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Galeri King's Library di British Museum.

King's Library (Perpustakaan Raja) adalah salah satu koleksi berbagai buku penting dari Zaman Pencerahan.[1] Awalnya dikumpulkan oleh Raja George III, perpustakaan ilmiah pribadi dengan koleksi lebih dari 65.000 buku ini kemudian diberikan kepada rakyat Britania Raya oleh Raja George IV.

Koleksi buku-buku tersebut ditempatkan di sebuah galeri yang dibangun secara khusus di dalam British Museum dari tahun 1827 hingga 1997 dan sekarang menjadi bagian dari British Library.[2]

Istilah "'King's Library" sampai saat ini juga masih digunakan untuk merujuk ke sebuah galeri di British Museum yang bernama "Galeri Pencerahan", yang menampilkan berbagai koleksi dan benda-benda yang berkaitan dengan Zaman Pencerahan.[3]

250px-2008_KingsLibrary_London_2394541884.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Koleksi buku-buku King's Library di dalam British Library.

Referensi

  1. British Library, George III Collection: the King's Library accessed 26 May 2010
  2. Harris, P. R. (2009). "The King's Library". Dalam Mandelbrote, Giles; Taylor, Barry (ed.). Libraries within the Library: the Origins of the British Library's Printed Collections. British Library. hlm. 296–317. ISBN 978-0-7123-5035-8.
  3. British Museum Diarsipkan 2012-05-22 di Wayback Machine., Enlightenment Gallery: Room 1, accessed, 3 February 2012]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan