Minggu, 18 Oktober 2026
17:20 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kim Du-han

Kim Du-han

Bagikan:
Kim Gabryong
김두한
31%EC%84%B8_%EA%B9%80%EB%91%90%ED%95%9C.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Anggota Majelis Nasional Korea Selatan
Masa jabatan
1965–1966
Masa jabatan
1954–1958
Informasi pribadi
Lahir(1918-05-15)15 Mei 1918
Meninggal21 November 1972(1972-11-21) (umur 54)
AnakKim Eul-dong
Orang tuaKim Chwa-chin (ayah)
KerabatSong Il-gook (cucu)
Nama Korea
Hangul
Hanja
Alih AksaraGim Du-han
McCune–ReischauerKim Tuhan
Nama pena
Hangul
Hanja
Alih AksaraUisong
McCune–ReischauerŬisong

Kim Du-han (15 Mei 1918 – 21 November 1972), juga dieja sebagai Kim Doo-han, adalah seorang mafia Korea Selatan, aktivis sayap kanan, politisi dan putra Kim Chwa-chin. Nama ho/penanya adalah Uisong.

Kehidupan

Karir

Kim Du-han adalah pemimpin geng jalanan Jongro pada masa pemerintahan Jepang. Dia dianggap sebagai petarung tinju terbesar di Korea pada masanya.

Setelah berakhirnya pemerintahan Kekaisaran Jepang di Korea, Kim bergabung dengan Partai Liberal Syngman Rhee, di mana ia menjabat sebagai politisi. Ia terpilih menjadi anggota Majelis Nasional Ketiga pada tahun 1954 dan Majelis Nasional Keenam pada tahun 1965.

Kehidupan pribadi

Kim Du-han adalah ayah dari politikus Korea Selatan, Kim Eul-dong, dan kakek dari putranya, aktor Korea Selatan Song Il-gook.

Dalam budaya populer

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan