Rabu, 28 Oktober 2026
10:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026

Kesultanan Bidar

Bagikan:

Kesultanan Bidar adalah salah satu dari kesultanan-kesultanan Dekkan pada India abad pertengahan. Pendirinya, Qasim Barid, adalah orang Turki, berdomisili di Georgia. Ia bekerja untuk sultan Bahmani Muhammad Shah III. Ia memulai karier sebagai sar-naubat tetapi nantinya menjadi mir-jumla kesultanan Bahmani. Selama era kekuasaan Mahmud Shah Bahmani, ia menjadi penguasa de-facto. Setelah kematiannya tahun 1504, putranya Amir Barid menjadi perdana menteri dan menguasai pemerintahan kesultanan Bahmani. Setelah kematian Mahmud Shah Bahmani tahun 1518, ia diteruskan oleh empat sultan, tetapi mereka adalah boneka Amir Barid. Ketika penguasa Bahmani terakhir Kalimullah melarikan diri ke Bidar tahun 1527, Amir Barid menjadi independen. Namun, ia tidak pernah memiliki gelar kerajaan apapun. Pada tahun 1542, ia diteruskan oleh putranya Ali Barid. Ali Barid bergabung dengan sultan-sultan Dekkan lainnya pada pertempuran Talikota melawan Kekaisaran Vijayanagara pada Januari 1565. Setelah kematiannya tahun 1580, Ali Barid diteruskan oleh Ibrahim Barid.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan