Selasa, 22 September 2026
05:45 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Kerry Packer

Kerry Francis Bullmore Packer (17 Desember 193726 Desember 2005) adalah seorang konglomerat Australia yang mempunyai usaha dalam bidang media, penerbitan dan perjudian.

Saat kecil Packer dikenal tidak pandai di sekolah namun menunjukkan kemampuan yang baik dalam dunia olahraga. Ia kemudian tumbuh menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Australia. Ia dikenal karena sering blak-blakan dalam memberikan pendapatnya kepada umum, kerajaan bisnisnya yang luas, serta konflik antara ia dengan Badan Perpajakan Australia (Australian Taxation Office). Packer adalah pemegang saham utama dalam Publishing and Broadcasting Limited (PBL), yang merupakan pemilik jaringan televisi Nine dan penerbit majalah Australian Consolidated Press. Ia juga terlibat dalam usaha perjudian, terutama dalam statusnya sebagai pemilik kasino Crown di Melbourne.

Saat meninggal dunia, Packer adalah orang terkaya di Australia. Pada tahun 2004, majalah Business Review Weekly memperkirakan bahwa kekayaannya berjumlah AUD$6.500 juta. Oleh majalah Forbes, ia diperingkatkan sebagai orang terkaya ke-99 di dunia pada tahun 2005.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan