Kamis, 29 Oktober 2026
21:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kereta S

Kereta S

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Kereta S (disambiguasi).
330px-Schema_U-Bahn_S-Bahn.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Skema perbandingan angkutan cepat (kiri) dengan kereta S (kanan). Keterangan: peran ganda Kereta S dengan beberapa cabang dari anak wilayah memadukan layanan pada anglutan cepat sibuk seperti koridor di kota.
250px-Berlin_SBahn_HackescherMarkt_east.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dari Berliner Stadtbahn. Trek-trek di sebelah kanan meliputi sistem kereta S dan kereta berhenti di stasiun Hackescher Markt, sementara dua trek lainnya adalah untuk jenis kereta lainnya, yang tak berhenti di stasiun tersebut.

Kereta S adalah sebuah jenis hibrida kereta api urban-kereta api suburban yang melayani kawasan metropolitan. Beberapa sistem kereta S yang lebih besar menyediakan layanan yang mirip dengan sistem angkutan cepat, sementara yang lebih kecil sering kali merupakan kereta api komuter atau bahkan kereta api regional. Mereka secara khusus merupakan hal umum di Jerman dan Austria, di mana mereka dikenal sebagai S-Bahn, yang pada 1930an merupakan singkat dari Schnellbahn, Stadtbahn atau Stadtschnellbahn, tergantung pada kota, tetapi tak sama dengan U-Stadtbahnen.[1] Sistem kereta S serupa juga ada di Denmark, yang dikenal sebagai S-tog, Republik Ceko sebagai Esko, Swiss juga sebagai S-Bahn, dan utara Italia sebagai Servizio ferroviario disusul oleh kata "metropolitano" (di Torino) atau "suburbano" (di Milan).

Referensi

  1. ↑ See example of this for Stuttgart ("Warum Stuttgart trotz U keine U-Bahn hat" ; literal translation: "Why does Stuttgart despite the U lack a U-Bahn (=Metro/Underground/Subway)

Pranala luar

  • Media terkait S-Bahn di Wikimedia Commons
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai S-Bahn.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan