Sabtu, 31 Oktober 2026
12:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kerajaan Nri

Kerajaan Nri

Bagikan:
Kerajaan Nri
Ọ̀ràézè Ǹrì
948–1911
Lingkup pengaruh Nri (hijau) di Afrika Barat
Lingkup pengaruh Nri (hijau) di Afrika Barat
Ibu kotaIgbo-Ukwu
Bahasa umumIgbo
Agama Odinani
PemerintahanMonarki elektif
Raja suci 
• 948
Eri
Ézè 
• 1043—1089
Eze Nri Ìfikuánim
• 1988—sekarang
Eze Nri Ènweleána II Obidiegwu Onyeso
Sejarah 
• Didirikan
948
• Menyerah kepada Britania
1911
• Pemulihan sosial-politik
1974
Mata uangOkpogho
Didahului oleh
Arkeologi Igbo-Ukwu

Kerajaan Nri (Igbo: [Ọ̀ràézè Ǹrì] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah kerajaan yang pernah berdiri di kawasan Igboland pada abad pertengahan. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja-pemuka agama yang disebut Eze Nri. Eze Nri mengatur perdagangan dan diplomasi atas nama rakyat Nri, salah satu anak kelompok suku Igbo, dan memiliki wewenang ilahi dalam hal-hal keagamaan.

Kerajaan ini merupakan tempat suaka untuk mereka yang ditolak oleh komunitas mereka dan juga tempat pembebasan budak. Nri memperluas wilayahnya dengan memperoleh kesetiaan dari komunitas tetangga. Menurut legenda, pendiri kerajaan Nri yang bernama Eri merupakan "makhluk langit" yang turun ke Bumi dan mendirikan peradaban ini. Salah satu peninggalan peradaban Nri yang paling dikenal adalah karya seni perunggunya. Budaya Nri juga memengaruhi kebudayaan Igbo utara dan barat, terutama lewat agama dan sistem pamali.

Kerajaan ini tampaknya mulai mengalami kemunduran pada abad ke-14 akibat kebangkitan Benin dan Igala dan perdagangan budak Atlantik, tetapi otoritasnya masih bertahan hingga abad ke-16 dan sisa-sisa hierarki eze masih ada hingga pendirian Koloni Nigeria pada tahun 1911 dan menjadi salah satu institusi kerajaan tradisional di Nigeria.

Daftar pustaka

6°9.4′N 7°1.6′E / 6.1567°N 7.0267°E / 6.1567; 7.0267


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan