Sabtu, 07 November 2026
05:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Kepangeranan Elba

Kepangeranan Elba

Bagikan:
Kepangeranan Elba
Principato d'Elba
1814–1815
Bendera Elba
Bendera
Lambang Elba
Lambang
Lokasi Kepangeranan Elba di Eropa
Lokasi Kepangeranan Elba di Eropa
Ibu kotaPortoferraio
Bahasa umumItalia
Agama Katolik
PemerintahanMonarki yang tidak turun temurun
Sovereign of Elba 
• 1814-1815
Napoleon Bonaparte
Governor of Elba 
• 1814-1815
Antoine Drouot
Era SejarahPeperangan era Napoleon
13 April 1814
26 Februari 1815
9 Juni 1815
Luas
1814224 km2 (86 sq mi)
Populasi
• 1814
12.000
Mata uangFranc Prancis
Didahului olehDigantikan oleh
ksrKekaisaran
Prancis Pertama
Keharyapatihan Toscana

Kepangeranan Elba (bahasa Italia: Principato d'Elba) adalah monarki tidak turun temurun yang didirikan oleh Perjanjian Fontainebleau pada tanggal 11 April 1814.

Pembentukan

Sebelumnya pulau Elba merupakan bagian dari departemen Méditerranée di Kekaisaran Prancis Pertama. Kedaulatan atas Elba diberikan kepada Napoleon I dari Prancis setelah ia mengalami kekalahan dalam Perang Koalisi Keenam dan turun dari tahta. Pasal 3 Perjanjian Fontainebleau menyatakan bahwa Elba akan menjadi "sebuah kepangeranan merdeka yang dimiliki oleh [Napoleon] dalam kedaulatan penuh dan sebagai properti pribadi".[1] Napoleon juga mendapat dua juta franc setiap tahunnya yang akan dibayarkan oleh Prancis.

Pemerintahan Napoleon

Setelah Napoleon mendarat di Elba, Wali kota Portoferraio Pietro Traditi memberikan kunci kota kepada Napoleon. Kemudian Napoleon mulai menulis konstitusi yang terdiri dari tiga halaman. Jenderal Henri Bertrand diangkat sebagai Marsekal Agung Istnaa dan ditugaskan mengurus pemerintahan sipil. Jenderal Drouot dijadikan gubernur Elba yang mengurus masalah militer, Giuseppe Balbiani ditugaskan untuk mengurus polisi, dan Guillaume-Joseph Roux dijadikan bendahara. Napoleon juga mendirikan "conseil souverain" atau dewan yang beranggotakan empat orang Prancis dan delapan orang Elba. Lima anggota dewan dijadikan anggota pengadilan tingkat pertama dengan Balbiani sebagai presiden. Anggota-anggota dewan lainnya ditugaskan di pengadilan banding tanpa ketua. Namun, sebagian besar kekuasaan pemerintahan sebenarnya berada di tangan empat menteri Prancis dan Napoleon sendiri.

Militer

Perjanjian Fontainebleau mengizinkan Napoleon untuk membawa 870 pasukan ke Elba dari Prancis. Pasukan ini terdiri dari 566 anggota elit Garda Kekaisaran dan 300 sisanya adalah bataliun kecil grenadier. Pasukan ini diawasi oleh Jenderal Drouot dan dipimpin oleh Jenderal Cambronne. Sementara itu, Angkatan Laut Elba terdiri dari 66 orang dan satu kapal yang bernama Inconstant.

Pada tahun 1815, jumlah pasukan di Elba mencapai 1.000 orang, dan biaya pemeliharaannya menghabiskan lebih dari setengah anggaran Elba.

Pembubaran

Pada tanggal 26 Februari, setelah berkuasa selama sembilan bulan, Napoleon melarikan diri dari Elba dan mendarat di Prancis Selatan. Ia lalu kembali menjadi pemimpin Prancis dan memulai Perang Koalisi Ketujuh. Setelah ia dikalahkan dalam Pertempuran Waterloo, Napoleon dibuang ke pulau Saint Helena di Samudra Atlantik Selatan. Kedaulatan atas pulau Elba kemudian dikembalikan kepada Keharyapatihan Toscana oleh Kongres Wina.

Referensi

  • Gruyer, Paul (1908). Napoleon, King of Elba. London: William Heinemann.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

42°48′N 10°18′E / 42.80°N 10.30°E / 42.80; 10.30

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan