Selasa, 20 Oktober 2026
08:55 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Cricetidae

Cricetidae

Bagikan:
Keluarga hamster
Rentang waktu: Oligosen awal–sekarang
250px-Peach_the_pet_hamster.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesocricetus auratus
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Superfamili:
Famili:
Cricetidae

Genus tipe
Cricetus
Linnaeus, 1758
Subfamili

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Keluarga hamster atau Cricetidae adalah keluarga hewan pengerat dalam superkeluarga besar dan kompleks Muroidea. Keluarga ini termasuk hamster sejati, vole, lemming, tikus-kesturi, serta tikus dan mencit Dunia Baru. Dengan hampir 608 spesies, ini adalah keluarga mamalia terbesar kedua, dan anggotanya tersebar di seluruh Amerika, Eropa, dan Asia.

Evolusi & Sistematik

Cricetidae pertama kali berevolusi di Dunia Lama pada zaman Oligosen Awal.[1][2] Mereka segera beradaptasi dengan berbagai habitat dan menyebar ke seluruh dunia. Vole dan lemming muncul kemudian pada zaman Pliosen, dan dengan cepat terdiversifikasi selama zaman Pleistosen.[3]

Batasan Cricetidae telah melalui beberapa permutasi. Beberapa anggota famili seperti yang didefinisikan saat ini telah ditempatkan dalam famili Muridae. Beberapa muroidea secara historis pernah ditempatkan dalam famili ini, seperti hamster mirip tikus (genus Calomyscus, famili Calomyscidae), gerbil (subfamili Gerbillinae, famili Muridae), tikus jambul (Lophiomys imhausi, famili Muridae), zokor (subfamili Myospalacinae, famili Spalacidae), tikus ekor putih (Mystromys albicaudatus, famili Nesomyidae), dan Platacanthomyidae. Studi pengurutan DNA multigen telah menunjukkan subfamili yang tercantum di bawah ini membentuk kelompok monofiletik (yaitu, mereka berbagi leluhur yang sama lebih baru dibandingkan dengan kelompok lain), dan kelompok lain yang sekarang dianggap muroidea tidak boleh dimasukkan dalam Cricetidae.[4]

Saat ini cricetidae mencakup satu fosil dan lima subfamili yang masih ada, dengan sekitar 112 genus yakni:

Referensi

  1. ↑ Agusti, Jordi; Antón, Mauricio (2002). Mammoths, Sabretooths, and Hominids. Columbia University Press. hlm. 80. ISBN 0-231-11640-3.
  2. ↑ Freudenthal, M. (1996). "The Early Oligocene rodent fauna of Olalla 4A (Teruel, Spain)". Scripta Geologica. 112: 1–67.
  3. ↑ Savage & Long (1986): 122–124
  4. ↑ Michaux et al. (2001), Jansa & Weksler (2004), Norris et al. (2004), Steppan et al. (2004)

Bacaan lanjutan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan