Senin, 26 Oktober 2026
18:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kelinci amami

Kelinci amami

Bagikan:
Kelinci amami[1]
250px-Amami_rabbit_Stuffed_specimen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Pentalagus

Lyon, 1904
Spesies:
P. furnessi
Nama binomial
Pentalagus furnessi
(Stone, 1900)
Artikel takson sembarang

Kelinci amami (Pentalagus furnessi; Amami: ʔosagi), atau Amami no Kuro Usagi 奄美の黒兔 (kelinci hitam amami), juga disebut Kelinci Ryukyu, adalah kelinci primitif berbulu hitam yang hanya dapat ditemui di Amami Ōshima dan Toku-no-Shima, dua kepulauan kecil antara Kyūshū selatan dan Okinawa di prefektur Kagoshima (tetapi lebih dekat dengan Okinawa) di Jepang. Kelinci ini sering disebut fosil hidup. Kelinci amami adalah kelinci kuno yang pernah hidup di Asia daratan, tempat mereka punah, sisanya hanya tinggal berada di kepulauan kecil tempat mereka dapat selamat kini.

Kelinci amami kini merupakan spesies terancam karena perburuan yang akhirnya berakhir ketika Jepang melindungi kelinci amami pada tahun 1921, tetapi populasi kelinci ini juga terus berkurang karena ditebangnya hutan dan dibunuh oleh anjing, kucing dan binatang lain yang dibawa manusia. Garangan yang dilepas oleh penduduk untuk membunuh ular berbisa juga membunuh jumlah besar kelinci amami. Penebangan pohon dapat melukai kelinci amami, terutama ketika mereka tidur selama siang hari, dan dapat terbunuh tanpa sempat melarikan diri.

Referensi

  1. ↑ Hoffmann, Robert S. (2005-11-16). Wilson, D. E., and Reeder, D. M. (eds) (ed.). Mammal Species of the World (Edisi 3rd edition). Johns Hopkins University Press. hlm. 206. ISBN 0-8018-8221-4. {{cite book}}: |edition= memiliki teks tambahan; |editor= memiliki nama generik; Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penyunting (link)
  2. ↑ Lagomorph Specialist Group (1996). Pentalagus furnessi. 2006 IUCN Red List of Threatened Species. IUCN 2006. Diakses 2006-05-11. Listed as Endangered (EN A2b, B1+2bce, C1 v2.3)

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik mamalia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan