Selasa, 27 Oktober 2026
17:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kecoak jepang

Kecoak jepang

spesies serangga

Bagikan:
Kecoak jepang
250px-Periplaneta_japonica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Arthropoda
Kelas: Insecta
Ordo: Blattodea
Genus: Periplaneta
Spesies:
P. japonica
Nama binomial
Periplaneta japonica
Karny, 1908

Kecoak jepang (Periplaneta japonica), atau kecoak yamato,[1] adalah sebuah spesies kecoak yang berasal dari Jepang, yang beradaptasi untuk hidup di iklim utara yang lebih dingin.[2][3][4] Spesies ini memiliki siklus hidup fleksibel selama satu sampai dua tahun, tergantung waktu menetasnya, dan tidak lazim dalam dapat bertahan dua musim dingin sebagai nimfa diapaus sebelum mencapai masa dewasa.[3]

Referensi

  1. ↑ Tanaka, S (Mei 2002). "Temperature acclimation in overwintering nymphs of a cockroach, Periplaneta japonica: walking on ice". Journal of Insect Physiology. 48 (5): 571–583. doi:10.1016/s0022-1910(02)00077-x. PMID 12770085.
  2. ↑ Encyclopedia of Life. "Japanese Cockroach - Periplaneta japonica". Diakses tanggal 9 Desember 2013.
  3. 1 2 Tanaka, Seiji; Uemura, Yoshinobu (Agustus 1996). "Flexible Life Cycle of a Cockroach Periplaneta japonica with Nymphal Diapause". Journal of Orthoptera Research (5). Orthopterists’ Society: 213–219. doi:10.2307/3503596. JSTOR 3503596.
  4. ↑ Forman, Rob (9 Desember 2013). "Cockroach Never Seen Before in U.S. Is Identified in New York". Rutgers Today. Diakses tanggal 9 Desember 2013.
Periplaneta japonica
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan