Rabu, 28 Oktober 2026
07:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Kecepatan lensa

Kecepatan lensa

Bagikan:
250px-Canon7_095_10k.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kamera Canon 7 dengan lensa Canon 50 mm f/0,95; nilai bukaan maksimum yang sangat besar menjadikannya contoh lensa berkecepatan tinggi.

Kecepatan lensa (en:lens speed) adalah istilah fotografi yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa.

Sebuah lensa dengan nilai difragma f1.8, f2, dan f2.8 yang memiliki bukaan diafragma super lebar dikatakan sebagai lensa cepat karena dapat kecepatan shutter yang lebih tinggi dibanding lensa standar dengan nilai difragma terkecil f/3.5. Lensa cepat dengan bukaan difragma lebar tersebut dibutuhkan saat memotret di kondisi minim cahaya.

Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan.


Pada 1911 Encyclopaedia Britannica didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa:

"...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11."

Referensi

  1. https://jarakpandang.com/mengenal-cara-kerja-aperture/

Lihat pula

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fotografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan