Senin, 19 Oktober 2026
05:47 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Kebun Daubigny

Kebun Daubigny

Bagikan:
Kebun Daubigny
500px-VanGogh_Daubigny.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1890
MediumMinyak di kanvas
Ukuran56 cm× 101 cm(22 in× 39.8 in)
LokasiKunstmuseum Basel, Basel
Taman Daubigny
500px-Vincent_Willem_van_Gogh_021.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SenimanVincent van Gogh
Tahun1890
MediumMinyak di kanvas
Ukuran56 cm× 101 cm(22 in× 39.8 in)
LokasiMuseum Seni Rupa Hiroshima, Hiroshima

Kebun Daubigny, yang dilukis sebanyak tiga kali oleh Vincent van Gogh, menggambarkan kebun milik Charles-François Daubigny, seorang pelukis yang dikagumi oleh Van Gogh sepanjang hidupnya.

Van Gogh memulainya dengan membuat sebuah lukisan yang menggambarkan salah satu bagian di taman. Kemudian ia membuat dua lukisan kebun secara lengkap. Lukisan-lukisan tersebut dibuat di Auvers antara Mei dan Juli 1890, yang merupakan bulan-bulan terakhir dalam kehidupan Van Gogh. Ketiga lukisan tersebut diberi judul Kebun Daubigny dan masing-masing disimpan di Kunstmuseum Basel, Museum Seni Rupa Hiroshima dan Museum Van Gogh.

Pranala luar

Umum
Keluarga
Sahabat
Kumpulan karya
Lukisan
Karya lain
Koleksi umum
Pemeranan
Katalog
Wikimedia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan