Selasa, 03 November 2026
08:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kebaya kerancang

Kebaya kerancang

Bagikan:
250px-Kebaya_Kerancang_Betawi_20240622_121528.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kebaya kerancang, koleksi Museum Betawi.

Kebaya Kerancang adalah busana Betawi yang resmi harus dikenakan dalam pesta perkawinan oleh ibunda kedua calon/pengantin.[1] Nama lain dari kebaya kerancang ini adalah encim.[butuh rujukan] Kebaya Kerancang memiliki filosofi sebagai perlambang keindahan, kecantikan, kedewasaan, keceriaan dan pergaulan yang mengikuti kearifan, aturan dan tuntutan leluhur. Tujuannya untuk memelihara keanggunan dan kehormatan perempuan.

Busana ini terdiri atas kebaya dan kebaya dan kain. Busana ini digunakan untuk keperluan resmi atau bepergian. Dahulu hanya bisa dikenakan oleh para nyai, gundik tuan blande yang kaya, karena harga kebaya ini memang selangit pada zamannya.[2] Setelahnya datang orang Tionghoa yang juga beradaptasi menggunakan adat busana setempat dengan menggunakan kebaya bergengsi ini yang kemudian orang Betawi menyebut kebaya ini sebagai kebaya encim. Oleh Persatuan Wanita Betawi, nama ini kemudian diganti dengan 'kebaya kerancang', kerancang berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti berlubang.[butuh rujukan]

Kebaya ini dibuat dengan model kartini dengan ujungnya yang sondai (meruncing ke bawah di bagian depan 20 cm - 30 cm dari bagian datar di pinggul). Selain itu model lain dari kebaya ini adalah berbentuk Kebaya Panjang Nyak Betawi, yang bawahnya datar sebatas 3 cm sampai 5 cm di atas lutut yang disebut kebaya panjang. Di masa sekarang jenis kebaya ini telah banyak berkembang dan dimodifikasi dengan menggunakan beragam jenis bahan sutra, brukat, sutra alam dan sebagainya. Kebaya ini digunakan oleh berbagai kalangan usia wanita. Biasanya oleh remaja putri kebaya ini dikombinasikan dengan rok panjang ataupun celana panjang. Hal ini tentu telah berkembang dari aslinya yang menggunakan kain sebagai pasangan. Biasanya kain yang menjadi pasangan Kebaya Kerancang bisa berupa sarung ataupun kain panjang yang disirungkan. Di masa sekarang biasanya ditambahkan pula dengan selendang untuk melengkapi kecantikan dari busana ini.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik pakaian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan