Minggu, 01 November 2026
04:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kebangkitan Beijing

Kebangkitan Beijing

Bagikan:
Sejarah Republik Rakyat
Tiongkok (RRT)
Lambang negara Republik Rakyat Tiongkok
Sejarah
Generasi kepemimpinan

Kebangkitan Beijing (Hanzi:北京之春; Pinyin:Běijīng zhī chūn) merujuk kepada periode singkat liberalisasi politik pada periode "Boluan Fanzheng" di Republik Rakyat Tiongkok (RRT).[1] Periode tersebut dimulai sebagai gerakan Tembok Demokrasi di Beijing, yang terjadi pada 1978 dan 1979, tepat setelah akhir Revolusi Kebudayaan Tiongkok.[1][2][3] Nama tersebut diambil dari "Kebangkitan Praha", sebuah peristiwa serupa yang terjadi di Cekoslowakia pada 1968.

Referensi

  1. 1 2 Brodsgaard, Kjeld Erik (1981). "The Democracy Movement in China, 1978-1979: Opposition Movements, Wall Poster Campaigns, and Underground Journals". Asian Survey. 21 (7): 747–774. doi:10.2307/2643619. ISSN 0004-4687. JSTOR 2643619.
  2. ↑ Levine, Jill (2013). "Deng Xiaoping, Dazibao and Dissent: A Critical Analysis of the Xidan Democracy Wall Movement" (PDF). Senior Capstone Project. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2019-04-14. Diakses tanggal 2020-05-23.
  3. ↑ "frontline: the gate of heavenly peace". www.pbs.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-05-08. Diakses tanggal 2020-05-07.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan