Sabtu, 26 September 2026
16:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Karantania

Karantania

Kewilayahan

Karantania
*Korǫtanъ
658–828
Lokasi Karantania
Ibu kotaKarnburg
Bahasa umumProto-Slavia
PemerintahanMonarki
Era SejarahAbad Pertengahan Awal
658
• Upeti kepada bangsa Franka
745
• Menjadi wilayah Franka
828
Didahului olehDigantikan oleh
Imperium Samova
Francia
Sekarang bagian dari Austria
 Slovenia

Karantania, juga dikenal dengan namaa Karentania (bahasa Slovenia:Karantanija, bahasa Jerman:Karantanien, dalam bahasa Slavia Lama *Korǫtanъ), adalah sebuah kepangeranan Slavia yang didirikan pada pertengahan kedua abad ke-7 di wilayah Austria selatan dan Slovenia timur laut modern. Negara ini merupakan pendahulu Markgrafschaft Kärnten yang merupakan wilayah perbatasan Kekaisaran Karoling pada tahun 889.

Ibu kota Karantania kemungkinan besar terletak di Karnburg (bahasa Slovenia: Krnski grad) di Dataran Zollfeld (Gosposvetsko polje), di sebelah utara kota Klagenfurt modern (Celovec).

Bacaan lanjut

  • Rajko Bratož, ur., Slovenija in sosednje dežele med antiko in karolinško dobo: začetki slovenske etnogeneze = Slowenien und die Nachbarländer zwischen Antike und karolingischer Epoche: Anfänge der slowenischen Ethnogenese, 2 zv. Ljubljana, 2000.
  • Paul Gleirscher, Karantanien - das slawische Kärnten. Klagenfurt, 2000. ISBN3-85378-511-5.
  • Bogo Grafenauer, Ustoličevanje koroških vojvod in država karantanskih Slovencev: Die Kärntner Herzogseinsetzung und der Staat der Karantanerslawen. Ljubljana, 1952.
  • Hans-Dietrich Kahl, Der Staat der Karantanen: Fakten, Thesen und Fragen zu einer frühen slawischen Machtbildung im Ostalpenraum, Ljubljana, 2002.
  • Peter Štih, »Karantanci - zgodnjesrednjeveško ljudstvo med Vzhodom in Zahodom«, Zgodovinski časopis 61 (2007), s. 47-58.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Carantania.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan