Selasa, 27 Oktober 2026
21:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Kaparak Tingga

salah satu lagu daerah

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Desember 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Kaparak Tingga adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Provinsi Sumatera Barat.

Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang ditinggalkan oleh kekasihny Lagu ini berbentuk ntun n dan didendangkan untik mengenang sang kekasih.

Lirik lagu "Kaparak Tingga" berisi kesedihan saat seseorang ditinggal kekasihnya. Seperti diketahui, masyarakat Minang memiliki budaya rantau sangat kuat. Lagu ini sangat menggambarkan perpisahan dua kekasih karena salah satunya pergi merantau.[1]

Liriknya menggambarkan kesediah mendalam. Benarlah kiranya, jika dua orang saling mencintai, ketika salah satunya harus pergi maka yang ditinggal bersedih hati, dan yang meninggalkan tak senang hati. Keduanya terjatuh dalam kesedihan.[1]

Lirik[2]

Versi 1

Ka parak tingga jalan babelok

Di parak tingga mambukak ladang

Nan pai hati tak elok

ambukak ladang

Nan pai hati tak elok

Nan tingga darah tak sanang

Ka parak tingga mambukak ladang

Kito karajo sampai lah sanjo

Kok dicubo nan bak urang

Nan buruak juo nan tasuo

Ka parak tingga mancari paku

Di parak tingga banyak batangnyo

Kok dikana maso dahulu

Jatuah badarai aia mato

Versi 2

Ka parak tingga jalan babelok

Ka parak tingga jalan babelok

Nan pai hati taibo

Nan tingga hati tak elok

Nan pai hati taibo

Nan tingga hati tak elok

Marilah kito mancari paku

Di parak tingga banyak batangnyo

Kok dikana nan dahulu

Lah badarai aia mato

Kok dikana nan dahulu

Lah badarai aia mato

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan