Sabtu, 10 Oktober 2026
19:49 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Kapal penelitian

Kapal penelitian

Bagikan:
250px-PSM_V57_D097_Hms_beagle_in_the_straits_of_magellan.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
HMS Beagle, kapal riset yang membawa Charles Darwin
250px-Geomarin_III.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Geomarin III, kapal riset Indonesia di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

Kapal riset adalah kapal yang didesain untuk membawa fasilitas penelitian hingga ke tengah lautan. Kapal riset memiliki peruntukannya masing-masing, dan peran tersebut menjadikan kapal riset memiliki beberapa jenis. Kapal riset juga dapat bekerja sama dengan jenis kapal lain, misal kapal pemecah es untuk mengarungi lautan es.

Sejarah

Kapal riset telah ada sejak zaman penjelajahan oleh James Cook dengan kapalnya HM Bark Endeavour. Kapal ini memiliki kelengkapan yang dapat disebut dengan kapal riset menurut definisi sekarang. Pada tahun 1766, Royal Society menyewa Cook untuk menjelajahi Samudera Pasifik untuk mengamati dan merekam perjalanan orbit planet Venus.[1]

Kapal riset oseanografi

250px-NOAA_Ship_Ronald_H._Brown.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
NOAAS Ronald H. Brown, salah satu kapal riset oseanografi milik NOAA

Kapal riset oseanografi membawa peralatan yang dapat mengukur karakteristik fisik, kimiawi, dan biologi dari air dan udara di atmosfer serta kondisi iklim di atasnya. Termasuk di dalamnya adalah sonar gema untuk pembacaan hidrografi sederhana. Kapal ini juga membawa peralatan selam ilmiah dan kapal selam nirawak. Contoh kapal riset oseanografi adalah NOAAS Ronald H. Brown.

Kapal riset hidrografi

250px-Geo_Caspian_Panama_IMO_9525560.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Geo Caspian, salah satu kapal riset seismografi

Kapal ini melakukan riset hidrografi dan survei hidrografi. Dari kapal ini, dihasilkan nautical chart yang digunakan sebagai navigasi bagi pelayaran sipil dan militer.

Peralatan penelitian yang dibawa diantaranya peralatan seismologi dasar laut untuk mensurvey kondisi geologi. Kondisi geologis yang mungkin didapatkan diantaranya ladang migas dan potensi tambang mineral bawah laut.

Kapal riset perikanan

250px-DANA_2004_ubt.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
FRV Dana, kapal riset perikanan Denmark

Kapal riset perikanan membutuhkan geladak yang dapat membawa berbagai alat penangkap ikan dan pengambil sampel air pada berbagai kedalaman, juga sonar untuk mendeteksi keberadaan ikan. Kapal riset perikanan sering kali dibangun dengan desain yang mirip dengan kapal penangkap ikan berukuran besar, tetapi ruang penyimpanan hasil tangkapan diganti menjadi ruang untuk laboratorium dan gudang peralatan. Dalam penamaannya, kapal riset perikanan memiliki awalan FRV yang memiliki arti Fisheries Research Vessel.

Kapal riset kutub

250px-Laurence_M_Gould.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
RV Laurence M. Gould, salah satu kapal riset kutub Amerika Serikat

Wilayah kutub merupakan wilayah yang sering diselimuti es sehingga sering kali kapal penelitian kutub memiliki badan serupa dengan kapal pemecah es. Kapal ini juga berfungsi sebagai pensuplai kebutuhan bagi penelitian di wilayah kutub.

Lihat pula

Referensi

Griffin, J.J. (ed) 1991. The Final Report of the Workshop on Scientific Shipboard Diving Safety to the National Science Foundation, University National Oceanographic Laboratory System, Graduate School of Oceanography Technical Report Number 90-04, Narragansett, RI, USA.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Research ships.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan