Rabu, 23 September 2026
18:48 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kampus Merdeka

Kampus Merdeka

Kampus Merdeka
250px-Logo_Kampus_Merdeka_Kemendikbud.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Kampus Merdeka yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 2020.
TipeProgram pemerintah
SasaranMahasiswa
PengelolaKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Informasi umum
Diluncurkan olehNadiem Makarim, saat menjabat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi[1]
DiluncurkanJanuari 2020;6 tahun lalu (2020-01)[1]
Program
  • Kampus Mengajar
  • Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
  • Studi Independen
  • Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM)
  • Wirausaha Merdeka
  • Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA)
  • Praktisi Mengajar
  • Bangkit
Situs daring
LinkedInKampus Merdeka
Instagramkampusmerdeka.ri
Situs webkampusmerdeka.kemdikbud.go.id

Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada 2020. Kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di luar program studi dan perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.[1]

Salah satu bagian dari kebijakan tersebut adalah program Hak Belajar Tiga Semester di Luar Program Studi. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran di luar program studi selama paling lama tiga semester, sesuai dengan ketentuan SKS yang berlaku.[2]

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dapat mengikuti pembelajaran di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama, mengikuti pembelajaran pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi lain, dan/atau mengikuti kegiatan pembelajaran di luar perguruan tinggi. Ketentuan mengenai pelaksanaan dan jumlah SKS yang dapat ditempuh ditetapkan berdasarkan peraturan pendidikan tinggi yang berlaku.[3]

Ruang lingkup kegiatan

Program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka mencakup berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di luar program studi. Delapan bentuk kegiatan yang diperkenalkan dalam kebijakan tersebut meliputi:[4]

Magang atau praktik kerja

Membangun Desa atau Kuliah Kerja Nyata Tematik

Pertukaran pelajar

Proyek kemanusiaan

Penelitian atau riset

Kegiatan wirausaha

Studi atau proyek independen

Asistensi mengajar di satuan pendidikan

Program

Kampus Merdeka menyelenggarakan berbagai program yang ditujukan untuk memberikan pengalaman belajar dan kegiatan di luar pembelajaran reguler di perguruan tinggi. Program tersebut antara lain Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Studi Independen, Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Wirausaha Merdeka, Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Praktisi Mengajar, dan Bangkit.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 Ihsan, Dian (2021-11-30). "Perjalanan Kampus Merdeka sejak Diluncurkan Januari 2020". Kompas.com. Diakses tanggal 21 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Buku Saku Kampus (Tanya Jawab Seputar Kampus Merdeka)". LLDIKTI Wilayah XIII. Diakses tanggal 2022-07-19.
  3. Humas ITK (2021-09-08). "Yuk Mengenal Apa Itu Program Kampus "Merdeka Belajar"". Institut Teknologi Kalimantan. Diakses tanggal 2022-07-19.
  4. "Kampus Merdeka". Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Diakses tanggal 2022-07-19.
  5. "Program Kampus Merdeka". Kampus Merdeka. Diakses tanggal 21 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan