Jumat, 02 Oktober 2026
08:59 WIB
TERKINI
Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto: Langkah Krusial Menuju Kursi Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah
Kamang Hilia, Kamang Magek, Agam

Kamang Hilia, Kamang Magek, Agam

nagari di Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kamang Hilia, Kamang Magek, Agam" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Kamang Hilia
250px-Makam_Pahlawan_Perang_Kamang.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Pahlawan Perang Kamang di Jorong Limo Kampuang
Koordinat: 0°13′08″S 100°26′56″E / 0.219°S 100.449°E / -0.219; 100.449
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Barat
KabupatenAgam
KecamatanKamang Magek
Kodepos
26153
Kode Kemendagri13.06.15.2002 Suntingan nilai di Wikidata
Luas900 m²
Jumlah penduduk4.785 jiwa[1]
Situs webkamanghilia.com
Peta interaktif
osm-intl,10,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Kamang_Hilia%2C_Kamang_Magek%2C_Agam&revid=28740238&groups=_352cbd1d8160e2e2f923ef17ddca06adc0217c24&parser=parsoid
250px-Masjid_Jamik_Rumah_Tinggi_20220626_084105.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masjid Jami' Rumah Tinggi Koto Nan Gadang Kamang Hilia

Kamang Hilia (atau Kamang Hilir) merupakan salah satu nagari yang terdapat pada kecamatan Kamang Magek, Agam, Sumatera Barat, Indonesia.[2] Nagari ini terletak sebelah timur laut Kota Bukittinggi dan berjarak sekitar 12 km dari kota tersebut. Nagari ini terletak di kaki Bukit Barisan yang membelah Pulau Sumatera. Secara geografis letak Nagari Kamang Hilir membujur sepanjang Bukit Barisan.

Hampir seluruh masyarakat Nagari Kamang Hilir mengidentifikasi diri mereka sebagai Urang Kamang (Orang Kamang) tanpa embel-embel kata "Hilir". Hal ini karena identitas dari sejarah mereka yang mengakui bahwa hanya ada satu Kamang. Hingga saat ini, polemik mengenai Kamang Hilir vs Kamang Mudik belum tuntas. Terkesan didiamkan untuk menghindari konfrontasi lebih lanjut karena masing-masing fihak bersikeras dengan pendirian mereka masing-masing.[butuh rujukan]

Nagari Kamang Hilir menganut sistem kelarasan Koto Piliang dengan mengambil falsafah Nan Kuriak Kundi dan Nan Sirah Sago, Nan Baiak Budi dan Nan Indah Bahaso. Terdiri atas 17 (tujuh belas) jorong serta dibagi kepada tiga patah (bagian) yakni: Patah Mudiak, Patah Tangah, dan Patah Hilia.

Demografi

60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bab atau bagian ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Bab atau bagian ini akan dihapus bila tidak tersedia referensi ke sumber tepercaya dalam bentuk catatan kaki atau pranala luar.

Nagari ini merupakan nagari nan Baampek Suku (nagari yang memiliki empat suku) dengan menganut Sistem Kelarasan koto Piliang. Keempat suku adat itu ialah, Suku Ampek Ibu (Pisang, Bodi - Chaniago, Simabua - Payobada, Guci), Jambak, Koto, dan Sikumbang.[2] dengan pucuk (pimpinan) dari Suku Ampek Ibu berada di Suku Pisang. Dikepalai oleh seorang penghulu pucuk yang di Nagari Kamang Hilir disebut Basa nan Barampek (Empat Orang Besar).

Geografi

Nagari Kamang Hilia berbatasan langsung dengan Kabupaten Lima Puluh Kota.[3]

Utara Kabupaten Lima Puluh Kota
Timur Salo, Baso
Selatan Magek, Kamang Magek
Barat Kamang Mudiak, Kamang Magek

Nagari Kamang Hilia terletak di dataran tinggi sekitar ± 800 mdpl, dengan topografi yang terdiri dari dataran dan perbukitan dalam perbandingan 40:60. Tanah di dataran berupa humus yang cocok untuk pertanian, sementara perbukitan terdiri dari tanah dan batuan karst. Dua sungai, Sungai Batang Agam dan Sungai Batang Tangalau, melintasi wilayah ini.[3]

Suhu rata-rata berkisar 19–27 °C dengan kelembapan udara sekitar 75.5%–85.5%. Curah hujan mencapai 2000–2500 mm/tahun tanpa bulan kering, tertinggi pada Agustus (161 mm) dan terendah pada Februari (67 mm). Meskipun demikian, kondisi iklim tidak memengaruhi aktivitas penduduk.[3]

Topografi Nagari Kamang Hilia berpengaruh pada kehidupan sosial ekonomi dan ketersediaan lahan. Pertanian, perumahan, perkebunan, hutan, dan infrastruktur merupakan penggunaan dominan lahan di sana.[3]

Pembagian administratif

Nagari Kamang Hilia terbagi atas 17 jorong, yang merupakan sistem pemerintahan terendah di Sumatera Barat, yaitu:[1][3]

NoJorongLuas WilayahJumlah Penduduk
1Jorong Koto Panjang53 m²376
2Jorong Dalam Koto150 m²541
3Jorong Dangau Baru87 m²289
4Jorong Batu Baraguang75 m²206
5Jorong Solok11 m²220
6Jorong Bancah12 m²232
7Jorong IV Kampuang25 m²396
8Jorong V Kampuang23 m²196
9Jorong Koto Nan Gadang57 m²242
10Jorong Binu7 m²64
11Jorong Balai Panjang12 m²143
12Jorong Guguak Rangpisang15 m²203
13Jorong Koto Kaciak12 m²174
14Jorong Nan VII132 m²341
15Jorong Pintu Koto126 m²541
16Jorong Ladang Darek97 m²344
17Jorong Joho9 m²188

Pemerintahan

Dalam pemerintahan nagari sekarang, nagari dipimpin oleh seorang wali nagari sebagai kepala eksekutif, Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) sebagai legislatif, Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang mengurus mengenai perkara adat dan sosial masyarakat, dan Majelis Ulama Nagari (MUNA) yang mengurusi perkara syara’ atau agama.

Sedangkan pada masa dahulu, sebagaimana lazim berlaku di Alam Minangkabau, pemerintahan di nagari di kendalikan oleh sekelompok pengulu yang dipimimpin oleh Basa Nan Barampek yang tergabung dalam Majelis Kerapatan Adat Nagari.[2] Dalam memecahkan segala persoalan yang dihadapi oleh nagari para penghulu selalu melakukan sidang di balai dengan mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Perubahan dalam tata pemerintahan nagari terjadi pada masa Belanda di Minangkabau. Di mana seorang penghulu diangkat oleh Belanda menjadi penghulu kepala untuk memimpin sekalian penghulu dalam nagari dan juga rakyat di nagari tersebut. Maka lazimlah penghulu tersebut dipanggil oleh masyarakat dengan panggilan Angku Palo (penghulu kepala).[2]

Pada masa sekarang, penghulu kepala atau kepala nagari telah berganti nama menjadi wali nagari. Wali Nagari Kamang Hilir berkedudukan di Jorong Ampek Kampuang, di mana bangunan Balai Nagari berada di sini.[2] Sedangkan untuk wali jorong sendiri tidak memiliki kantor, kalaupun terdapat kantor di lingkungan jorong tersebut tidak begitu terpakai. Kadang kala dipakai oleh kaum ibu yang tergabung dalam Gerakan PKK. Sedangkan untuk kebutuhan administratif pemerintahan jorong yang tidak serumit dan seintens administrasi Pemerintahan Nagari dilakukan di rumah anak atau kemanakan dari wali jorong tersebut.

Referensi

  1. 1 2 https://kamanghilia.com/infografis
  2. 1 2 3 4 5 "Nagari Kamang Hilir". Blog tidak resmi Nagari Kamang Hilir. Diakses tanggal 25 Januari 2017.
  3. 1 2 3 4 5 https://kamanghilia.com/page/wilayah

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan