Selasa, 03 November 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kaloyan dari Bulgaria

Kaloyan dari Bulgaria

Bagikan:
Kaloyan
Калоян
Raja Orang-Orang Bulgaria dan Vlach
250px-NHMB-Anthrolopogical-reconstruction-of-the-head-of-Tsar-Kaloyan-by-Prof.Yordan-Yordanov.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patungnya di Varna
Berkuasa1196–1207
Penobatan8 November 1204
PendahuluIvan Asen I
PenerusBoril
LahirSekitar tahun 1170
MeninggalOktober 1207
PasanganMaharani Cuman
WangsaDinasti Asen

Kaloyan, juga dikenal dengan nama Kalojan, Johannitsa atau Ioannitsa (bahasa Bulgaria:Калоян; ca 1170–October 1207) adalah seorang Tsar Bulgaria yang berkuasa dari tahun 1196 hingga 1207. Ia adalah adik Theodor dan Asen yang memimpin pemberontakan orang-orang Bulgaria dan Vlach pada tahun 1185. Berkat pemberontakan ini, kemerdekaan Bulgaria berhasil dikembalikan. Pada akhir tahun 1180-an, Kaloyan dijadikan sandera di Konstantinopel. Theodor (yang telah dimahkotai sebagai Tsar dengan nama Peter) mengangkat Kaloyan sebagai Tsar yang berkuasa bersama dengannya setelah Asen tewas dibunuh pada tahun 1196. Satu tahun kemudian, Theodor-Peter juga dibunuh dan Kaloyan menjadi penguasa tunggal Bulgaria.

Untuk memperoleh mahkota kekaisaran dari Tahta Suci di Vatikan, Kaloyan mengirim surat kepada Paus Innosensius III dan menawarkan pengakuan keutamaan Uskup Roma. Ia berupaya memperluas wilayah kekaisarannya, tetapi hal ini mengakibatkan konflik dengan Kekaisaran Romawi Timur, Serbia dan Hungaria. Emeric, Raja Hungaria, mengizinkan wali paus untuk mengantarkan mahkota kerajaan kepada Kaloyan hanya karena diminta oleh paus. Sang wali memahkotai Kaloyan sebagai "Raja Orang-Orang Bulgaria dan Vlach" pada 8 November 1204, tetapi Kaloyan tetap menganggap negaranya sebagai sebuah kekaisaran.

Kaloyan memanfaatkan peristiwa penaklukan Konstantinopel oleh Tentara Salib Keempat pada tahun 1204. Ia merebut benteng-benteng di Makedonia dan Trakia serta mendukung pemberontakan warga lokal melawan tentara salib. Ia berhasil mengalahkan Kaisar Latin Baldwin I dalam Pertempuran Adrianopel pada 14 April 1205. Baldwin ditangkap dan meninggal di penjara Kaloyan. Kaloyan kemudian kembali melancarkan kampanye militer melawan tentara salib dan merebut atau menghancurkan banyak benteng mereka. Ia dijuluki Kaloyan sang Pembantai Romawi karena pasukannya membantai dan menawan ribuan orang Romaioi (atau orang Yunani lokal). Ia meninggal secara misterius selama Pengepungan Thessalonika pada tahun 1207.

Daftar pustaka

Sumber primer

  • George Akropolites: The History (Translated with and Introduction and Commentary by Ruth Macrides) (2007). Oxford University Press. ISBN 978-0-19-921067-1.
  • O City of Byzantium, Annals of Niketas Choniatēs (Translated by Harry J. Magoulias) (1984). Wayne State University Press. ISBN 978-0-8143-1764-8.
  • The Conquest of Constantinople: Robert of Clari (Translated with introduction and notes by Edgar Holmes McNeal) (1996). Columbia University Press. ISBN 0-8020-7823-0.

Sumber sekunder


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan