Rabu, 07 Oktober 2026
01:07 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Kalender Burma

Bagikan:

Kalender Burma (bahasa Burma:မြန်မာသက္ကရာဇ်, diucapkan [mjəmàθɛʔkəɹɪʔ], or ကောဇာသက္ကရာဇ်, [kɔ́zàθɛʔkəɹɪʔ]; Burmese Era (BE) atau Myanmar Era (ME)) adalah sebuah kalender suryacandra dengan bulan yang bedasarkan bulan sinodik dan tahun yang bedasarkan tahun sideris. Kalender ini sebagian besar didasari oleh versi lama dari Kalender Hindu. Namun tidak seperti sistem India lain, kalender ini menggunakan sebuah versi dari siklus metonik. Oleh karena itu, kalender ini harus mencocokkan tahun sidereal kalender Hindu dengan tahun hampir tropis siklus metonik, dengan menambahkan bulan atau hari interkalasi pada jarak waktu yang tak teratur.

Kalender ini sudah digunakan secara terus-menerus oleh berbagai wilayah di Burma sejak pertamakali rilis pada 640 M di Kerajaan Sri Ksetra, juga dikenal dengan Pyu era. Kalender ini juga digunakan sebagai kalender resmi di kerajaan-kerajaan Asia Tenggara Daratan lainnya seperti Arakan, Lanna, Xishuangbanna, Siam dan Kambodia hingga akhir abad ke-19.

Sekarang, kalender ini digunakan di Burma sebagai salahsatu dari dua kalender resmi, bersamaan dengan Kalender Gregorius. Kalender ini masih digunakan untuk menandai hari raya tradisional seperti Tahun Baru Burma dan festival tradisional lainnya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan