Selasa, 13 Oktober 2026
10:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Kaldera Sunda

Kaldera Pleistosen di Jawa Barat

Bagikan:

Kaldera Sunda adalah sebuah kaldera raksasa yang terbentuk sekitar 105.000 tahun silam pada kala Pleistosen. Kaldera ini meliputi hampir keseluruhan Bandung Utara dan Cekungan Bandung dengan luas sekitar 6,5 x 7,5 km2. Kaldera ini terbentuk setelah letusan dahsyat Gunung Sunda dengan tipe letusan plinius di periode pertama pada kala Pleistosen tersebut. Letusan tersebut memunculkan bentang alam berupa Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, Gunung Bukit Tunggul, Danau Bandung Purba, dan Gunung Putri serta kawasan alam Bandung lainnya. Kaldera ini berumur lebih muda dari Gunung Batu yang diperkirakan sudah terbentuk lebih dulu sekitar 500.000 tahun yang lalu.[1]

Kaldera Sunda mulai runtuh pada letusan plinius Gunung Sunda periode kedua yang terjadi sekitar 50.000 - 55.000 tahun yang lalu.

Referensi

  1. ↑ "Danau Bandung Purba Kedahsyatan Cinta Sangkuriang dan Letusan Gunung Sunda | Geomagz | Majalah Geologi Populer". geomagz.geologi.esdm.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-10-16. Diakses tanggal 2019-10-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan