Kamis, 29 Oktober 2026
20:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Kaldera Aira

Kaldera Aira

Bagikan:

(20px-Symbol_note.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perlu Pengembangan)

250px-Sakura-jima_from_space.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kaldera Aira adalah kaldera vulkanik raksasa di selatan Kyūshū, Jepang. Kaldera ini terbentuk oleh letusan besar kira-kira 22.000 tahun yang lalu. Kota utama Kagoshima, Kagoshima dan gunung berapi Sakurajima berusia 13.000 tahun terletak di dalam kaldera. Sakurajima, salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, kerucut pasca kaldera dari kaldera Aira di bagian utama teluk Kagoshima. Letusan aliran piroklastik yang besar mengiringi pembentukan kaldera Aira selebar 17 x 23 km pada letusan 22.000 tahun yang lalu. Bersama dengan jatuhnya batu apung besar, jumlah ini mencapai lebih dari 400 km3 Tephra (VEI 7).[1]

Referensi

  1. ↑ [email protected], Zsolt Boszormenyi-. "RSOE EDIS - Aira Caldera supervolcano details page". RSOE EDIS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-22.

Bacaan lanjutan

  • Aramaki, Shigeo (1984). Formation of the Aira caldera, southern Kyushu, 22,000 years ago. Journal of Geophysical Research, 89, 8485-8501. (abstract)


Jepang

Artikel bertopik geografi atau tempat Jepang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan