Sabtu, 31 Oktober 2026
02:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Daun sedingin

Daun sedingin

jenis tanaman sukulen

Bagikan:
Daun sedingin
250px-Kalanchoe_laciniata_Candolle-Plantarum_Historia_Succulentarum-Band2-Tafel100.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Saxifragales
Famili: Crassulaceae
Genus: Kalanchoe
Spesies:
K. laciniata
Nama binomial
Kalanchoe laciniata
(L.) DC. 1802
Sinonim
  • Cotyledon laciniata
  • Kalanchoe acutifola
  • Kalanchoe aegyptiaca
  • Kalanchoe carnea
  • Kalanchoe floribunda
  • Kalnchoe rosea
  • Vereia laciniata

Kalanchoe laciniata atau daun sedingin (sinonim: Kalanchoe schweinfurthii; bahasa Inggris: christmas tree plant atau cathedral bells) adalah terna perenial (perennial herb) dan termasuk ke dalam keluarga Crassulaceae. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga 1 m, memiliki daun berwarna hijau mengkilap dengan bunga bentuk tabung berwarna putih kehijauan hingga oranye muda yang mekar pada musim semi. Dalam pertumbuhannya, K. laciniata memerlukan matahari penuh, sehingga lebih baik ditanam di luar ruangan. Tumbuhan ini berasal dari Afrika, Brasil, India dan Yaman, juga dapat ditemukan di Indonesia, salah satunya di Gunung Prau.[1]

Tumbuhan ini termasuk sebagai sukulen yang dijadikan tumbuhan hias yang diperjualbelikan secara bebas. K. laciniata dapat dimafaatkan untuk pengobatan penyakit urinaria, diabetes, demam, batuk dan inflamasi.[2]

Referensi

  1. ↑ Lianah, Lianah; Kusumarini, Niken; Rochmah, Fitriana; Orsida, Fadla; Mukhlisi, Mukhlisi; Ahmad, Milya Ulfa; Nadhifah, Ainun (2021-06-01). "Bryophyte Diversity in Mount Prau, Blumah Village, Central Java". Jurnal Biodjati. 6 (1): 23–35. doi:10.15575/biodjati.v6i1.11693. ISSN 2548-1606.
  2. ↑ "Kalanchoe laciniata (Christmas Tree Plant)". World of Succulents (dalam bahasa American English). 2016-05-09. Diakses tanggal 2021-09-26.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan