Kamis, 01 Oktober 2026
15:54 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Kacang Arab

Kacang Arab

Bagikan:
Chickpea
250px-Chickpea.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kacang arab asal Benggala (kiri) dan asal Eropa (kanan)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Eudikotil inti
Klad:Rosid
Klad:Fabid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
C. arietinum
Nama binomial
Cicer arietinum
Artikel takson sembarang

Kacang arab (Cicer arietinum) adalah tumbuhan yang termasuk suku Fabaceae yang menghasilkan polong berukuran kecil berwarna kekuningan. Kacang arab kaya protein dan merupakan salah satu dari tanaman budidaya yang paling kuno. Di Timur Tengah ditemukan sisa-sisa budidaya kacang arab yang berusia 7.500 tahun.[1]

Jenis

250px-Cicer_arietinum_HabitusFruits_BotGardBln0906a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Flowering and fruiting chickpea plant
250px-Chickpea_pods.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Chickpea pods
250px-Cicer_arietinum_noir_MHNT.BOT.2017.12.2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Cicer arietinum noir

Ada dua jenis kacang arab:

Kacang berukuran kecil, lebih gelap, dan memiliki kulit yang kasar, umumnya dibudidayakan di anak benua India, Ethiopia, Meksiko, dan Iran.
  • Kabuli
Kacang berukuran lebih terang, lebih besar, dan kulit lebih halus; sekain ditanam di Eropa Selatan, Afrika Utara, Afganistan, dan Chili, jenis ini juga diperkenalkan di anak benua India pada abad ke-18.[2]

Nilai gizi

  • 23% protein
  • 64% total karbohidrat
  • 5% lemak
  • 6% crude fiber
  • 3% abu
  • 2% natrium
  • 25% vitamin c

Referensi

  1. ↑ Philologos (21 Oktober 2005). "Chickpeas — On Language". Jewish Daily Forward. Diakses tanggal 2009-03-28.
  2. ↑ Mansfeld's World Database of Agricultural and Horticultural Crops, Cicer arietinum subsp. arietinum , Diakses 31 Januari 2008

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Cicer arietinum.
Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan