Jumat, 16 Oktober 2026
14:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo

Kabul, Kanaan

Bagikan:
Untuk kegunaan lain terkait tempat dengan nama sama, lihat Kabul (disambiguasi).

Kabul (Ibrani: כבולכבול) adalah sebuah kota di barat laut Israel kuno yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani, sekarang dewan daerah Kabul di Israel, 9 atau 10 mil (16 km) sebelah timur Acco.

Periode Alkitabiah

Kabul pertama kali disebutkan sebagai salah satu markah tanah di batas wilayah suku Asyer, dalam Yosua 19:27. Yosefus menyebutnya sebagai "desa Chabolo yang terletak dalam batas-batas Ptolemais".[1] Diberikan sebagai milik pusaka Suku Asyer.[2] Nama "Kabul" mungkin telah berasal dari kata bahasa Aram mekubbal, yang berarti "berpakaian", sebagai penduduk yang "berpakaian" emas dan perak.[3]

Raja Salomo menyerahkan sebuah distrik di utara-barat dari Galilea dekat Tirus, yang berisi dua puluh kota, untuk Hiram I, raja dari Fenisia, sebagai bayaran untuk bantuan dalam membangun Bait Suci Salomo di Yerusalem.[4] Namun, Hiram tidak senang dengan hadiah itu dan menyebutnya sebagai "tanah Kabul", nama yang berarti "yang tidak baik untuk apa pun". Penulis Kitab 1 Raja-raja mengatakan bahwa tanah itu disebut dengan nama ini "sampai sekarang". Yosefus menafsirkan "Kabul", berarti "yang tidak menyenangkan" (dalam bahasa Fenisia).[5] Pulpit Commentary berpendapat bahwa tanah itu tidak dapat diterima karena "benar-benar hanya terdiri dari desa-desa".[6]

Penggalian arkeologi di Hurbat Rosh Zayit,2 km sebelah timur laut dari kota modern Kabul, Israel, telah mengungkapkan sebuah pemukiman Israel dari abad ke-12 SM, dan sebuah benteng Fenisia dibangun di atasnya pada abad ke-10 SM. Ekskavator ini menyarankannya sebagai bukti dari transfer daerah ini oleh Salomo kepada kontrol Tirus.[7]

Periode pasca-alkitabiah

Menurut Jewish Virtual Library, kota itu diserang oleh Cestius Gallus pada tahun 66 M. Untuk sementara waktu menjadi markas Yosefus di Galilea, 67 M (LIfe, 213, 227, 234). Judah dan Hillel, putra dari R. Gamaliel III, diterima sebagai tamu kehormatan besar dan berkunjung ke permandian lokal.[8] Merupakan tempat tinggal seorang Rabi Zakkai,[9] dan terkenal dengan kelimpahan anggur dan minyak, tetapi juga memiliki satu sinagoge dan pemandian umum. Setelah kejatuhan Yerusalem, rombongan imam dari keluarga Shecaniah (Sekhanya) menetap di sana. Dalam kerajaan Latin merupakan kursi suatu pemilikan bangsawan (seigniory) yang dikenal sebagai Cabor.[10]

Referensi

  1. ↑ Vita, § 43
  2. ↑ Yosua 19:27
  3. ↑ Vilnay, Zev. (2003). Legends of Palestine. Kessinger Publishing, p.406.
  4. ↑ 1 Raja–raja 9:13
  5. ↑ Antiquities, viii. 5, § 3
  6. ↑ Pulpit Commentary on 1 King 9, accessed 8 October 2017
  7. ↑ https://www.ynet.co.il/articles/0,7340,L-3385415,00.html
  8. ↑ Tosefta, Shabbat 7:17; Tosefta, MK 2:15
  9. ↑ Jerusalem Talmud Megillah 4, 78b, etc.; Rabbi Zakkai has no relation to and lived later than Rabbi Yohanan ben Zakkai
  10. ↑ Jewish Virtual Library, Cabul, accessed 8 October 2017

Artikel ini memadukan teks dari Jewish Encyclopedia 1901–1906  article "Cabul", sebuah terbitan yang kini berada di ranah publik.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan