Senin, 12 Oktober 2026
17:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia

Bagikan:
40px-Crystal_Clear_app_kedit.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini perlu ditulis ulang agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan membantu. Ada saran di halaman pembicaraan. (November 2019)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia.
Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
SingkatanKAMMI
Tanggal pendirian29 Maret 1998;28 tahun lalu (1998-03-29)
Didirikan diMalang, Jawa Timur, Indonesia
JenisOrganisasi kemahasiswaan eksternal
Kantor pusatJl. F No.5, RT.5/RW.8, Kb. Baru, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
Ketua Umum
Muhammad Amri Akbar
Situs webkammipusat.id

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia adalah sebuah organisasi kemahasiswaan eksternal dengan mengusung ideologi Islamisme di Indonesia. Organisasi dengan akronim KAMMI ini lahir dua bulan sebelum era reformasi pada 29 Maret 1998—bertepatan dengan 1 Zulhijah 1418 Hijriah—yang dibidani oleh beberapa aktivis dari lembaga dakwah kampus, Ketua Pertamanya adalah Fahri Hamzah.[1][2] Munculnya organisasi ini didasari oleh lahirnya Gerakan Tarbiah yang dipengaruhi oleh pemikiran Ikhwanul Muslimin di Indonesia,[3][4] sebagai contoh, buku-buku karya tokoh IM merupakan bahan bacaan wajib bagi kader KAMMI, kedua, aktivitas tarbiyah KAMMI sesuai dengan konsep pendirian Negara islami IM, ketiga, kegiatan aksi palestina selaras dengan pemikiran IM terkait dengan persaudaraan muslimin.[5] KAMMI memiliki kader yang tersebar di hampir seluruh perguruan tinggi, baik perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.[6][7] Saat ini KAMMI dipimpin oleh Muhammad Amri Akbar berdasarkan hasil Muktamar Ke-XIV di Kota Ambon-Maluku pada tanggal 22-28 Juni 2026.[8]

Latar belakang

KAMMI muncul sebagai salah satu kekuatan alternatif Mahasiswa yang berbasis mahasiswa Muslim dengan mengambil momentum pada pelaksanaan pertemuan Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDK-N) X yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang diselenggarakan oleh FSLDK Indonesia. Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktivis dakwah kampus. KAMMI lahir pada ahad tanggal 29 Maret 1998 pukul 13.00 WIB atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang.[9]

KAMMI lahir didasari sebuah keprihatinan yang mendalam terhadap krisis nasional tahun 1998 yang melanda Indonesia. Krisis kepercayaan terutama pada sektor kepemimpinan telah membangkitkan kepekaan para pimpinan aktivis dakwah kampus di seluruh Indonesia yang saat itu berkumpul di UMM–Malang.[9]

Pemilihan nama

Pemilihan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat KAMMI mengandung makna atau memiliki konsekuensi pada beberapa hal yaitu :[9]

  1. KAMMI adalah sebuah kekuatan terorganisasi yang menghimpun berbagai elemen Mahasiswa Muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat bekerja dalam format proyek gerakan bersama KAMMI.
  2. KAMMI adalah sebuah gerakan yang berorientasi kepada aksi real dan sistematis yang dilandasi gagasan konsepsional yang berdasar AL-Qur’an dan Sunnah mengenai reformasi dan pembentukan masyarakat Islami (berperadaban).
  3. Kekuatan inti KAMMI adalah kalangan mahasiswa pada berbagai stratanya yang memiliki komitmen perjuangan keislaman dan kebangsaan yang jelas dan benar.

Logo

Tafsir lambang KAMMI pertama kali di bahas di Muktamar Lampung tepatnya oleh Komisi C. Pembuat draft tafsir lambang KAMMI adalah Yuli Widy Astono yang ketika itu masih menjabat ketua KAMMI Bogor.[9]

  1. Warna Dasar Putih melambangkan kesucian.
  2. Globe Warna Biru Laut melambangkan da’wah universal yang mencakup bumi Allah di manapun kita berada.
  3. Tangan Kanan yang Mengangkat Globe melambangkan da’wah KAMMI menggunakan kekuatan dalam mengemban da’wah ini.
  4. Lima Bunga Mawar Warna Merah yang Mengelilingi Tangan melambangkan kelembutan dalam berda’wah dan jumlah Lima Kuntum Bunga Mawar melambangkan Rukun Islam.
  5. Gradasi Warna Hijau melambangkan tahapan–tahapan da’wah KAMMI dalam membumikan ajaran Islam di Bumi Allah.

Status, Identitas dan Peran

KAMMI adalah organisasi ekstra kampus yang menghimpun mahasiswa muslim seluruh Indonesia secara lintas sektoral, suku, ras dan golongan. KAMMI menghimpun segenap mahasiswa muslim Indonesia yang bersedia bekerja sama membangun negara dan bangsa Indonesia. KAMMI berperan sebagai wadah dan mitra bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menegakkan keadilan dan kebenaran dalam wadah negara hukum Indonesia melalui tahapan pembangunan nasional yang sehat dan bertanggung jawab.[9]

KAMMI mengambil peran sebagai mitra bagi masyarakat dalam upaya-upaya pembangunan masyarakat sipil, demokratisasi dan pembangunan kesatuan/persaudaraan ummat dan bangsa melalui pendampingan/advokasi sosial, kritisi/konstruktif terhadap kebijakan negara yang memarginalisasi masyarakat.[10]

Daftar ketua umum

No. Nama Periode Referensi
1 Fahri Hamzah 1998
2 Fitra Arsil 1999-2000
3 Andi Rahmat 2000-2001
4 Akbar Zulfakar 2001-2002
5 Badarruddin 2002-2003
6 M. Hermawan 2003-2004
7 Yuli Widy Astono 2004-2005
8 Febriansyah 2005-2006
9 Taufik Amrullah 2006-2008
10 Rahman Toha 2008-2009
11 Rijalul Imam 2009-2011
12 Muhammad Ilyas 2011-2013
13 Andriyana 2013-2015
14 Kartika Nur Rakhman 2015-2017
15 Irfan Ahmad Fauzi 2017-2019
16 Elevan Yusmanto 2019-2021
17 Zaky Ahmad Riva'i 2021-2023
18 Ahmad Jundi Khalifatullah 2024-2025 Diberhentikan dan diPjkan karena melanggar AD/RT
19 Muhammad Amri Akbar 2026-2028 Hasil Muktamar Ke 14 di Ambon-Maluku

Kontroversi

KH Hasyim Asy’ari Dicatut KAMMI

Pada bulan September 2017, muncul poster ajakan mengikuti Daurah Marhalah I dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Ulul Albab UIN Maliki Malang. Fatalnya, poster yang disebar oleh akun instagram @kammium tersebut mencantumkan foto Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy'ari (Mbah Hasyim) beserta satu dawuhnya sebagai dalil ajakan.[11][12]

Sontak, poster yang menjadi viral itu mengguncang dunia maya. Berbagai komentar muncul dan memicu kontroversi. Belakangan, setelah memicu kontroversi, akun instagram @kammiuin mengeluarkan siaran pers terkait poster tersebut. Siaran pers tertanggal 28 September 2017 itu berusaha mengklarifikasi aksi pencatutan gambar dan perkataan Mbah Hasyim.[12][11]

Melalui pesan singkat, Gus Zaki mengimbau agar pihak manapun tidak menggunakan perkataan Mbah Hasyim untuk kepentingan permusuhan, apalagi menggunakan kata perang (kata "perang" ditebalkan dalam pesan tersebut). Pasalnya, hal itu dapat menimbulkan perpecahan bangsa Indonesia.[12][11]

Apakah ini merupakan strategi KAMMI dalam menggaet kader-kader NU, Gus Fahmi mensinyalir kebenaran dugaan tersebut. "Nggih, (pencatutan dawuh Mbah Hasyim itu) untuk propaganda mereka. Terutama terhadap kawula muda NU," ungkap kiai yang juga guru Bahasa Inggris itu. Gus Fahmi juga mengkritik KAMMI yang sebenarnya mempunyai latar belakang berbeda dengan kalangan NU. Menilik sejarahnya, KAMMI didirikan oleh aktivis Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) pada 29 Maret 1998.[12][11]

Referensi

  1. ↑ "Tentang Kammi » Pengurus Pusat KAMMI". Pengurus Pusat KAMMI. Diakses tanggal 2019-11-13.[pranala nonaktif permanen]
  2. ↑ "Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)". Tribunnewswiki.com. Diakses tanggal 2019-11-13.
  3. ↑ "Tarbiyah: Gerakan Dakwah atau Politik?". Kumparan. 2024-04-16. Diakses tanggal 2024-12-24.
  4. ↑ Gumilang, Prima (2016-02-18). "Radikalisme Ideologi Menguasai Kampus". CNN Indonesia. Jakarta. Diakses tanggal 2024-12-24.
  5. ↑ Rahmadani, Suci; Arifin, Adil (2024-07-30). "Hubungan Pemikiran Politik Ikhwanul Muslimin dengan Aktivitas Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia". Politeia: Jurnal Ilmu Politik. 10 (1): 31–37. doi:10.32734/politeia.v16i2. ISSN 0216-9290.
  6. ↑ "Profil KAMMI, Organisasi Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia yang Menolak RUU KPK". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-11-13.
  7. ↑ Fathoni, Rifai Shodiq (2016-02-21). "Sejarah LDK, KAMMI, dan HTI Chapter Kampus". Wawasan Sejarah (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2019-11-13.
  8. ↑ https://mediaindonesia.com/humaniora/806257/amri-akbar-ditunjuk-jadi-penjabat-ketua-umum-pp-kammi
  9. 1 2 3 4 5 "Tentang KAMMI". kammi.id. Diakses tanggal 2025-03-13.
  10. ↑ Rizki, Ramadhan. "Politikus PDIP Minta BEM Tak Bersikap Seperti KAMMI". nasional (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-13.
  11. 1 2 3 4 Online, Tebuireng (2017-10-03). "KAMMI Dianggap Menyelewengkan Dawuh Kiai Hasyim Asy'ari". Tebuireng Online. Diakses tanggal 2025-03-06.
  12. 1 2 3 4 "Perkataan KH Hasyim Asy'ari Dicatut KAMMI, Ini Sikap Keluarga Tebuireng". NU Online. Diakses tanggal 2025-03-06.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik organisasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan