Jumat, 23 Oktober 2026
23:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Wladimir Köppen

Wladimir Köppen

Bagikan:
Wladimir Köppen
250px-Wladimir_Peter_K%C3%B6ppen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto oleh by Friedrich Becks tahun 1921
Lahir25 September 1846
Meninggal22 Juni 1940 (usia 93)
AlmamaterUniversity of Saint Petersburg
Dikenal karenaSistem klasifikasi iklim Köppen
Karier ilmiah
BidangGeografi, Meteorologi, Klimatologi, Botani
Tempat kerjaUniversitas Heidelberg
Universitas Leipzig

Vladimir Petrovich Kyöppen (bahasa Rusia:Владимир Петрович Кёппен) (25 September 1846 – 22 Juni 1940) adalah seorang geografer, meteorolgis, klimatologis dan botanis Rusia keturunan Jerman. Setelah menyelesaikan pendidikannya di St. Petersburg, ia menghabiskan sebagian besar hidup dan karier profesionalnya di Jerman dan Austria. Kontribusi terkenal Köppen adalah pengembangan sistem klasifikasi iklim, yang dengan beberapa perubahan, masih dipergunakan. Köppen juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam beberapa cabang ilmu pengetahuan.

Referensi

  • Allaby, Michael (2000). Encyclopedia of Weather and Climate. New York: Facts On File, Inc. ISBN 0-8160-4071-0.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan