Rabu, 28 Oktober 2026
19:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Justinus Vinck

Bagikan:

Justinus Vinck adalah seorang tuan tanah yang memiliki tanah di Weltevreden. Pada tahun 1735, Justinus Vinck membuka Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang. Justinus Vinck juga membangun jalan penghubung timur-barat untuk menghubungkan Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang, jalan tersebut adalah Jl. Prapatan dan Jl. Wahid Hasyim. Justinus Vinck juga membangun jembatan pada tahun 1737 dengan tujuan memperlancar arus jual-beli. Jalan tersebut melewati Kampung Lima, Jembatan Prapatan sampai Simpang Senen-Kramat, yang merupakan jembatan pertama yang menghubungkan timur dan barat Jakarta. Justinus Vinck membangun Landhuis Cilincing atau Rumah Veteran pada tahun 1970 dan Gereja Tugu pada tahun 1744 hingga 1747.[1]

Referensi

  1. ↑ Yayasan Untuk Indonesia (2005). Ensiklopedia Jakarta: Culture & Heritage (Budaya & Warisan Sejarah). Jakarta: Yayasan Untuk Indonesia. ISBN 979-8682-49-1.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan