Jumat, 30 Oktober 2026
02:42 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Justina Ford

Justina Ford

dokter asal Amerika Serikat

Bagikan:
Justina_Ford.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Justina Ford

Justina Laurena Ford (22 Januari 1871 – 14 Oktober 1952) merupakan dokter asal Amerika Serikat. Ia menjadi perempuan Afrika-Amerika pertama yang memperoleh lisensi sebagai dokter di Denver, Colorado,[1] dan menjalankan praktik kebidanan, kandungan, serta pediatri dari rumahnya selama lima dekade.

Biografi

Justina Laurena Warren lahir pada 1871 di Knoxville, Illinois, beberapa tahun setelah Perang Saudara. Ia anak dari keluarga besar dan kerap menemani ibunya yang berprofesi sebagai perawat saat merawat pasien.[2] Pada 1892, ia menikah dengan pendeta Baptis John Ford dan pindah ke Chicago. Di sana, ia menyelesaikan studi di Hering Medical College pada 1899.

250px-Justina_Ford_House.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Justina Ford House

Setelah sempat bekerja di sebuah rumah sakit di Alabama, Ford pindah ke Denver pada 1902. Ia menerima lisensi medis meski pengujinya mengatakan, "Saya merasa tidak jujur menerima biaya dari Anda. Anda sudah mendapat dua hambatan sejak awal. Pertama, Anda seorang perempuan, kedua, Anda berkulit hitam". Saat itu, warga Afrika-Amerika dilarang bekerja di rumah sakit atau bergabung dalam Colorado Medical Association. Ford lalu membuka praktik pribadi di rumahnya di kawasan Five Points dengan fokus pada kebidanan, kandungan, dan pediatri. Pada 1915, ia bercerai dari suaminya dan kemudian menikah dengan Alfred Allen.

Ford menjalankan praktik medis dari rumahnya selama 50 tahun, melayani pasien dari berbagai latar belakang seperti warga kulit putih miskin, Afrika-Amerika, dan imigran yang tidak berbahasa Inggris serta kerap ditolak rumah sakit. Banyak pasiennya yang membayar dengan barang atau jasa, bukan uang tunai. Ia meyakini bahwa sebisa mungkin proses persalinan harus dilakukan di rumah. Sepanjang kariernya, Ford membantu melahirkan hampir 7.000 bayi. Ia dikenal masyarakat dengan sebutan "The Lady Doctor".

Pada 1950, Ford diterima sebagai anggota Colorado dan American Medical Associations, serta bergabung dalam Denver Medical Society dan mulai bekerja di Denver General Hospital.Saat itu, ia masih menjadi satu-satunya dokter perempuan Afrika-Amerika di Denver. Ia dianugerahi Human Rights Award oleh Cosmopolitan Club Denver pada 1951.[3] Ford terus berpraktik hingga dua minggu sebelum wafat pada 1952.[4]

Lihat juga

Daftar Referensi

  1. ↑ "Dr. Justina Laurena Carter Ford". Changing the Face of Medicine. National Library of Medicine. Diakses tanggal Mei 20, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Potter, Fiona. "Two Strikes: The Justina Ford Story". Autry National Center. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 20, 2014. Diakses tanggal Mei 20, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Curtis, Nancy (1996). Black Heritage Sites. Chicago, IL: American Library Association. hlm. 594.
  4. ↑ "Dr. Justina Ford" (PDF). History Colorado. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal Mei 17, 2017. Diakses tanggal Mei 20, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan