Selasa, 03 November 2026
02:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Joseph Henry Blackburne

Joseph Henry Blackburne

Bagikan:
250px-Blackburne.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Joseph Blackburne

Joseph Henry Blackburne (10 Desember 1841, Manchester - 1 September 1924, London) ialah seorang pecatur Britania Raya. Ia mulai belajar catur sejak usia 18-19 tahun, sebelumnya ia belajar bermain dam. Pada tahun 1868 ia menjadi juara catur dari Britania Raya. Ia benar-benar pecatur yang simpatik.

Blackburne juga piawai memainkan catur tutup mata. Salah satu permainan terbaiknya adalah satu sama dengan William Steinitz di Wina pada tahun 1873, di mana para komentator menjulukinya "Black Death".

Pembukaan catur yang meragukan, Gambit Blackburne (1.e4 e5 2.Nf3 Nc6 3.Bc4 Nd4?!) telah dinamai menurut nama Blackburne karena ia mengaku menggunakannya untuk menang secepatnya terhadap pemain amatir, kemudian memenangkan penjudi yang bertaruh di permainan itu. Namun hal pengakuan ini diragukan oleh beberapa pihak, termasuk sejarawan catur Bill Wall.

Pada tahun 1889 ia menerbitkan Mr. Blackburne's Games at Chess, disunting oleh P. Anderson Graham.

Dalam bank data catur Simbase termuat 1070 pertandingan yang dimainkan oleh Joseph Blackburne: ia memenangkan 557 pertandingan, kalah dalam 283 pertandingan dan remis dalam 230 pertandingan. Persentase kemenangannya adalah 62. Dengan bidak putih Blackburne memainkan pembukaan Skotlandia dan Gambit Raja dan dengan bidak hitam ia gemar menggunakan pembukaan Prancis.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan