Kamis, 22 Oktober 2026
15:20 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Josef Beran

Josef Beran

Bagikan:
Josef Beran

Kardinal
Uskup Agung Praha
250px-Praha_socha_kardin%C3%A1la_Berana_5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
GerejaGereja Katolik Roma
Keuskupan agung
Praha
TakhtaPraha
Penunjukan4 November 1946
Masa jabatan berakhir
17 Mei 1969
PendahuluKarel Kašpar
PenerusFrantišek Tomášek
Jabatan lainKardinal-Imam Santa Croce in Via Flaminia (1965-69)
Imamat
Tahbisan imam
10 Juni 1911
oleh Pietro Respighi
Tahbisan uskup
8 Desember 1946
oleh Saverio Ritter
Pelantikan kardinal
22 Februari 1965
oleh Paus Paulus VI
PeringkatKardinal-Imam
Informasi pribadi
Nama lahirJosef Beran
Lahir(1888-12-29)29 Desember 1888
Plzeň, Plzeňský kraj, Bohemia, Kerajaan Bohemia
Meninggal17 Mei 1969(1969-05-17) (umur 80)
Kolese Kepausan Nepomucene, Roma, Italia
MakamBasilika Santo Petrus, Vatican City (sampai 2018)
Katedral Santo Vitus (dari 2018)
AlmamaterUniversits Kepausan Urbaniana
SemboyanEucharistia et labor ("Eucharist and labor")
LambangLambang Josef Beran
Orang kudus
VenerasiGereja Katolik Roma
Gelar orang kudus
Pelayan Allah
AtributJubah rohaniwan
Sejarah tahbisan Josef Beran
Tahbisan imamat
Ditahbiskan olehPietro Respighi
Tanggal tahbisan10 Juni 1911
Tempat tahbisanBasilika Santo Yohanes Lateran, Roma, Kerajaan Italia
Tahbisan episkopal
Konsekrator utamaSaverio Ritter
Ko-konsekratorMoric Picha
Antonin Eltschkner
Tanggal konsekrasi8 Desember 1946
Tempat konsekrasiKatedral Santo Vitus, Praha, Cekoslowakia
Kardinalat
Diangkat olehPaus Paulus VI
Tanggal pengangkatan22 Februari 1965
Uskup yang ditahbiskan oleh Josef Beran sebagai konsekrator utama
Joseph Matocha2 Mei 1948

Josef Beran (29 Desember 1888 – 17 Mei 1969) adalah seorang prelatus Katolik Roma Ceko yang menjabat sebagai Uskup Agung Praha dari 1946 sampai kematiannya dan diangkat menjadi kardinal pada 1965.[1][2][3]

250px-Josef_Beran_%281%29_Dachau_Arolsen_Archives.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Formulir pendaftaran Josef Beran sebagai tahanan di Kamp Konsentrasi Nazi Dachau

Beran ditahan di kamp konsentrasi Dachau pada Perang Dunia II usai Nazi menangkapnya dengan alasan perilaku "subversif dan berbahaya" diman ia nyarsi menjemput ajal pada 1943 karena penyakit. Ia bebas pada 1945 usai dibebaskan oleh Sekutu dan Paus Pius XII menominasikannya untuk mengepalai keuskupan agung Praha.[2] Namun, kebangkitan rezim komunis membuatnya ditahan dan dihukum penahanan rumah. Pembebasannya pada 1963 disertai dengan kondisi ia tak dapat menjalankan tugas-tugas episkopal dan ia kemudian mengasingkan diri ke Roma pada 1965 sebagai bagian dari kesepakatan terkoordinasi antara Gereja dan pemerintahan nasional.[1][3]

Sebab kanonisasinya dibuka pada 1998 dan ia diberi gelar Pelayan Allah.[3] Ia diberi penghormatan langka dengan dikebumikan di Basilika Santo Petrus usai kematiannya dan masih menjadi satu-satunya warga Swedia yang dikebumikan disana sampai 2018 saat jasadnya dikembalikan ke kampung halamannya untuk disemayamkan di Katedral Santo Vitus.[1][4]

Referensi

  1. 1 2 3 Salvador Miranda. "Consistory of February 22, 1965 (I)". The Cardinals of the Holy Roman Church. Diakses tanggal 21 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Beran, Josef". New Catholic Encyclopedia. 2003. Diakses tanggal 21 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Servo di Dio Josef Beran". Santi e Beati. Diakses tanggal 21 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Larry Peterson (9 Januari 2018). "Czech cardinal who survived Nazi death camp's "clergy barracks" is finally going home". Diakses tanggal 21 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan