Sabtu, 31 Oktober 2026
06:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
J. Gresham Machen

J. Gresham Machen

Bagikan:
J. Gresham Machen
J.G.Machen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Lahir
John Gresham Machen

(1881-07-28)28 Juli 1881
Baltimore, Maryland, AS
Meninggal1 Januari 1937(1937-01-01) (umur 55)
Dikenal karenaMendirikan Seminari Teologi Westminster dan Gereja Presbiterian Ortodoks
Karier gerejawi
AgamaKristen (Presbiterian)
Gereja
Ditahbiskan1914
Jabatan
Moderator Sidang Raya Gereja Presbiterian Ortodoks (1936)[a]
Latar belakang akademik
Pengaruh
Karya akademik
Disiplin
Subdisiplin
Studi Perjanjian Baru
Aliran atau tradisi
teologi Princeton
Institusi
Dipengaruhi

John Gresham Machen ( /ˈɡrɛsəmˈmeɪtʃən/;[b] 1881–1937) adalah seorang ahli dan pengajar Perjanjian Baru Presbiterian Amerika pada awal abad ke-20. Ia adalah Profesor Perjanjian Baru di Seminari Princeton antara tahun 1906 dan 1929, dan memimpin perlawanan terhadap teologi modernis di Princeton dan membentuk Seminari Teologi Westminster sebagai alternatif yang lebih ortodoks. Ketika Gereja Presbiterian Utara terus menolak upaya konservatif untuk menegakkan kesetiaan pada Pengakuan Iman Westminster, Machen memimpin sekelompok kecil kaum konservatif keluar dari gereja untuk membentuk Gereja Presbiterian Ortodoks (OPC). Ketika gereja Presbiterian utara (PCUSA) menolak argumennya pada pertengahan tahun 1920-an dan memutuskan untuk mengorganisasi ulang Seminari Princeton untuk menciptakan sekolah liberal, Machen menjadi pemimpin dalam mendirikan Seminari Westminster di Philadelphia (1929), tempat ia mengajar Perjanjian Baru hingga kematiannya. Penentangannya yang terus berlanjut selama tahun 1930-an terhadap liberalisme dalam badan misi luar negeri denominasinya mengarah pada pembentukan sebuah organisasi baru, Dewan Independen untuk Misi Luar Negeri Presbiterian (1933). Pengadilan, vonis dan pemberhentian sementara para anggota Dewan Independen dari pelayanan, termasuk Machen, pada tahun 1935 dan 1936 menjadi dasar pembentukan OPC pada tahun 1936.

Referensi

Catatan

  1. ↑ Gereja Presbiterian Ortodoks dikenal sebagai Gereja Presbiterian Amerika (Presbyterian Church of America) hingga 1939.
  2. ↑ Ketika ditanya bagaimana cara mengucapkan namanya, ia memberi tahu The Literary Digest, "Suku kata pertama diucapkan seperti May, nama bulan. Pada suku kata kedua, bagian ch sama seperti dalam chin, dengan e sama dengan dalam pen: may'chen. Dalam Gresham, huruf h senyap: gres'am."[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 Bryćko, Dariusz M. (November 2012). "Steering a Course Between Fundamentalism and Transformationalism: J. Gresham Machen's View of Christian Scholarship; Part 1" (PDF). Ordained Servant Online. Orthodox Presbyterian Church. hlm. 5. ISSN 1931-7115. Diakses tanggal Februari 2, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Charles Earle Funk: What's the Name, Please?, Funk & Wagnalls, 1936.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan