Rabu, 28 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
John Robin Warren

John Robin Warren

dokter asal Australia

Bagikan:
Robin Warren
250px-Robin_Warren.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Robin Warren pada 2009
Lahir
John Robin Warren

(1937-06-11)11 Juni 1937
Meninggal23 Juli 2024(2024-07-23) (umur 87)
PendidikanSt Peter's College, Adelaide
AlmamaterUniversitas Adelaide
Dikenal karenaPenemuan Helicobacter pylori
Karier ilmiah
BidangAhli patologi
Tempat kerjaRumah Sakit Kerajaan Perth

John Robin Warren AC (11 Juni 1937 – 23 Juli 2024) adalah seorang ahli patologi, Nobel dan peneliti Australia yang berjasa atas penemuan kembali bakteri Helicobacter pylori pada tahun 1979, bersama dengan Barry Marshall.[1] Duo ini membuktikan kepada komunitas medis bahwa bakteri Helicobacter pylori (H. pylori)[1] adalah penyebab sebagian besar tukak lambung.[1]

Lihat juga

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai John Robin Warren.

Referensi

  1. 1 2 3 "Press Release: The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2005". Nobelprize.org. Diakses tanggal 24 Maret 2018.
  2. "254863 Robinwarren (2005 SM4)". Minor Planet Center. Diakses tanggal 3 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "MPC/MPO/MPS Archive". Minor Planet Center. Diakses tanggal 3 September 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan